Mohon tunggu...
Bambang Syairudin
Bambang Syairudin Mohon Tunggu... Dosen - Bams sedang berupaya untuk menayangkan SATU per SATU PUISI dari SEPULUH RINCIAN PUISI tentang Bayi-bayi Manusia. Setelah ini selesai, berikutnya adalah tayangan Puisi | Rencana Merinci Kasihan Puisi. Semoga ada manfaatnya.🙏🙏

========================================== Bambang Syairudin (Bams), Dosen ITS. ========================================== Bams sedang berupaya untuk menayangkan SATU per SATU PUISI dari SEPULUH RINCIAN PUISI tentang Bayi-bayi Manusia. Setelah ini selesai, berikutnya adalah tayangan Puisi | Rencana Merinci Kasihan Puisi. Semoga ada manfaatnya.🙏🙏 ==========================================

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Fibonacci Puisi: Ruang Atas Tanpa Warna

28 Mei 2022   16:00 Diperbarui: 28 Mei 2022   16:01 101 29 9
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Gambar Ilustrasi merupakan dokumen karya pribadi (Karya Bambang Syairudin)

Fibonacci Puisi: Ruang Atas Tanpa Warna

suatu
ruang di atas
yang tanpa warna di qolbi
letak keberadaannya di atas hati

semua hal yang ada di dalamnya suci
ruang intim murni ini
buat panjatkan
harapan

harapan
juga pujian
kepada yang menciptakan
jagad raya beserta semua isinya

(ruang atas tanpa warna, 2022)

Rincian keenam dari Enam Puisi | Rencana Merinci Ruang-ruang Keintiman Qolbi, khususnya tentang Ruang Atas Tanpa Warna. Semoga bermanfaat.

Catatan bagi yang akan berpuisi dengan menggunakan deret fibonacci.
Berikut ini adalah contoh deret fibonacci yang digunakan dalam puisi ini:
Bait pertama, empat baris dengan jumlah suku kata (jumlah ketukan) sesuai deret fibonacci: 3, 5, 8, 13.
Bait kedua, empat baris dengan jumlah suku kata (jumlah ketukan) sesuai deret fibonacci: 13, 8, 5, 3.
Bait ketiga, empat baris dengan jumlah suku kata (jumlah ketukan) sesuai deret fibonacci: 3, 5, 8, 13.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan