Mohon tunggu...
Bambang Subroto
Bambang Subroto Mohon Tunggu... Lainnya - Menikah, dengan 2 anak, dan 5 cucu

Pensiunan Badan Usaha Milik Negara, alumni Fakultas Sosial & Politik UGM tahun 1977. Hobi antara lain menulis. Pernah menulis antara lain 2 judul buku, yang diterbitkan oleh kelompok Gramedia : Elexmedia Komputindo. Juga senang menulis puisi Haiku/Senryu di Instagram.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Menarik Busur Panah

14 Agustus 2022   19:03 Diperbarui: 14 Agustus 2022   19:11 89 4 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Dokumentasi pribadi Besubroto

Kendali dan kendala itu berpasangan. Saat berjalan pun masih sering  ditemani hujan dan angin. Sesekali kobaran ingin, membakar gudang dalih. Dan penyebab permasalahan pun diusahakan beralih.

Saat sebelum membidikkan anak panah, tentulah tidak akan buta sasaran. Rasa bisa saja masih berdering karena didikte keinginan. Tetapi dendangnya harus  tidak berkelanjutan. Itu karena mata dan tangan masih wajib memfokuskan perhatian.

Peluang agar tepat ke sasaran, mesti diciptakan sendiri. Lingkungan dikendalikan, tidak boleh mengendalikan.

Peluang adalah keberhasilan untuk menaklukkan objek yang gampang sekali dituduh sebagai penyebab kegagalan. Sasaran anak panah, bukan orang lain yang menentukan.

Saat busur panah di tarik ke belakang, sudah fokus mana sasaran, mana yang bukan. Menyandarkan ke faktor keberuntungan, itu termasuk risiko tinggi nian.

Anak panah tentu berlipat kebanggaannya bila bisa tepat menancap di tengah sasaran. Lamat-lamat terdengar kesaksian, bahwa sukses itu bukanlah buah berpangku tangan.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan