Mohon tunggu...
Ayah Tuah
Ayah Tuah Mohon Tunggu... Penikmat kata

Pedagang kaki lima Terlambat turun gunung

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Cerpen | Jajanan dari Surga

10 April 2020   16:49 Diperbarui: 10 April 2020   17:04 115 28 5 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Cerpen | Jajanan dari Surga
Ilustrasi. Sumber: doktersehat.com.

Akhirnya Kakak dan Dedek -  aku menyebut kedua anakku  -  mau dibujuk tak akan ikut denganku. Seperti biasa, aku menggendong Kakak, membujuk dan menciumi pipinya. 

"Tapi ke tempat Neneknya jangan lama-lama," rajuk Kakak. 

"Nggak. Ayah kan cuma nengok Nenek yang sakit. Nanti kalau Nenek udah sembuh, Ayah balik lagi. Ayah kan harus kerja?" kataku. 

"Tapi, tapi..., nanti habis dari rumah Nenek kita jalan-jalan."

"Ya."

"Beli martabak," celetuk Dedek, anak lelakiku. 

"Ya, nanti beli yang banyak."

"Naik kereta-keretaan, naik balon," Dedek lagi. 

"Ya, semuanya."

"Bunda?"

"Bunda juga nanti ikut. Ya kan, Bun?" aku memandang istriku. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x