Mohon tunggu...
Adjat R. Sudradjat
Adjat R. Sudradjat Mohon Tunggu... Penulis - Panggil saya Kang Adjat saja

Meskipun sudah tidak muda, tapi semangat untuk terus berkarya dan memberi manfaat masih menyala dalam diri seorang tua

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Lebaynya Puan Malah Bisa Jadi Bumerang (?)

13 Februari 2022   19:03 Diperbarui: 13 Februari 2022   19:06 491
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Kolase Ganjar Pranowo dan Puan Maharani. (Sumber: Kolase TribunKaltara.com / Kompas.com/Riska Farasonalia) 

Pernyataan Puan Maharani yang menyebut ada Gubernur yang tidak menyambut kedatangannya saat mengadakan kunjungan ke salah satu provinsi, bukannya mengundang simpati. Sebaliknya justru malah membuat publik mencibirnya sebagai sikap lebay seorang yang kalah sebelum perang.

Sebagaimana dikutip dari kompas.com, curahan hati ketua DPR RI, Puan Maharani, yang juga merupakan salah seorang ketua DPP PDI-P, itu diumbarnya di dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Tiga Pilar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) di Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (9/2/2022).

"Kenapa saya datang ke Sulawesi Utara itu tiga pilar bisa jalan, jemput saya, ngurusin saya, secara positif ya. Kenapa saya punya gubernur kok nggak bisa kaya begitu, justru yang ngurusin saya gubernur lain," ucapnya dalam kegiatan di Luwansa Hotel, Manado. 

Puan mengaku heran ada kepala daerah yang tidak bangga saat dirinya berkunjung ke daerah. 

"Ke daerah ketemu kepala daerah, kepala daerahnya tidak bangga ya kepada saya, kayak males-malesan," ujarnya. 

Hal tersebut, imbuh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) ini, membuat dirinya kesal. 

Atas hal tersebut, ia bertanya-tanya dalam hati kenapa bisa ada gubernur seperti itu. Padahal, lanjutnya, ia merupakan ketua ke-23 DPR sejak 1945. 

"Kenapa gitu loh, ini kan jadi pertanyaan. Kok bisa gitu, saya ini Ketua DPR ke-23 dari tahun ‘45 setelah ada menjabat DPR-DPR, itu saya Ketua DPR ke-23," tuturnya. 

"Baru pertama kali dari PDI Perjuangan (Ketua DPR), walaupun PDI Perjuangan udah pernah menang," sebutnya. 

Menurut Puan, mendapat jabatan sebagai Ketua DPR tidaklah mudah karena menguras energi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun