Mohon tunggu...
Arif Wibowo
Arif Wibowo Mohon Tunggu...

Kecil sampai sma di Laweyan - Solo. Alhamdulillah dapet sekolah gratis di STAN. Sekarang jadi PNS di DJP sebagai Pemeriksa Pajak. Semoga coretan-coretan saya dapat berguna bagi semuanya walaupun sebesar debu...tulisan saya juga dapat di temui di www.arifkancil.com

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Catatan Divisi Acara Kelas Inspirasi Ternate #1 di Pulau Hiri

9 Desember 2017   09:35 Diperbarui: 9 Desember 2017   10:22 1116 1 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Catatan Divisi Acara Kelas Inspirasi Ternate #1 di Pulau Hiri
Para relawan Meninggalkan Ternate menuju ke Hiri

FLASHBACK

"Pak, bikin Kelas Inspirasi Ternate yuk. Mau gak?" Sebuah pesan pendek dari Gubernur 1000 Guru Maluku Utara, Mbak Pipit, masuk ke WA saya. Kaget juga saya, orang nomor satunya Sergu Malut ngajak saya bikin  Kelas Inspirasi Ternate. Saya mengenal Mbak Pipit karena beberapa kali ikut kegiatan Sergu Malut.

Sekitar April 2017, saya dan beberapa anak muda keceh ( Mbak Pipit, Kak Shofyan, Kak Dibyo, Kak Ina, Kak Fatma, Kak Ocid, Kak Tika, Kak Prabowo ) berkumpul merumuskan langkah -- langkah untuk mendirikan Kelas Inspirasi Ternate ( KI Ternate ). Oiya, for yey informasi profil mereka adalah sebagai berikut: Mbak Pipit wong Sidoarjo yang menjabat Gubernur Sergu Malut dan aktifis RuBi, Kak Shofyan inyong Tegal alumni KI Pinrang dan aktifis RuBi, Kak Dibyo cah Magelang sering ikut kegiatan Sergu Malut dan RuBi, Kak Ina jojaru Ternate pernah ikut KI Halsel dan beberapa kali ikut TNT nya Sergu Malut, Kak Fatma jojaru Tidore alumni Pemuda Penggerak Desa Halmahera Selatan juga beberapa kali ikut TNT Sergu Malut, Kak Ocid uda Padang pernah ikut KI Halsel dan TNT Sergu Malut, Kak Tika jojaru Tidore pernah ikut KI Halsel juga pengurus Sergu Malut, Kak Prabowo ngongare Ternate ini adalah cucu pahlawan Ternate yaitu Salim Fabanyo juga pengurus Sergu Malut. Dan saya adalah potongan sebutir meses yang jatuh nyelip di balik pintu.

Beberapa kali pertemuan kita lakukan, akhirnya kita sepakat mengangkat Kak Prabowo sebagai Koordinator KI Ternate. Karena kita percaya Kak Prabowo sebagai generasi muda asli Ternate yang peduli dengan pendidikan di Ternate akan bisa membawa KI Ternate menuju era emas yang gilang gemilang seperti jaman dahulu yang begitu menginspirasi negeri kepulauan. 

Kita tentukan juga Zona Inspirasinya. Kota Ternate terdiri dari delapan kecamatan, yaitu Kecamatan Pulau Hiri, Kecamatan Pulau Batang Dua, Kecamatan Pulau Moti, Kecamatan Pulau Ternate, Kecamatan Ternate Tengah, Kecamatan Ternate Utara, Kecamatan Ternate Selatan, Kecamatan Ternate Barat.

Untuk Hiri, Batang Dua, dan Moti letaknya berada di luar Pulau Ternate, sisanya ada di dalam Pulau Ternate. Sekolah Dasar yang ada di Pulau Ternate hampir sebagian besar gedung sekolahnya sudah bagus. Murid -- muridnya lebih mudah mendapatkan informasi baik dari lingkungan dan media informasi lainnya. Tinggal tiga kecamatan yang belum kita ketahui kondisi Sekolah Dasar nya.

Mengapa akhirnya kita memilih Hiri ? Yang pertama kita pertimbangkan adalah faktor keselamatan ketika kita membawa para relawan menuju Zona Inspirasi. Menurut kita, resiko paling rendah adalah Hiri. Karena letak Hiri paling dekat dengan Ternate, lama penyeberangan sekitar lima belas menit. Apalagi rencana kita mengadakan Hari Inspirasinya di bulan Desember. Bulan yang menurut BMKG penuh hujan badai.

Banyak orang Ternate yang belum pernah ke Hiri. Hiri selama ini dikenal sebagai pusat komandonya pasukan Kedaton Ternate. Pada waktu itu kita berpikiran sekalian mengenalkan potensi apa sih yang ada di Hiri?

Karena dirasa Panitia Lokal yang 9 orang ini kurang, maka kita buka Open Recruitment untuk Panlok yang terdiri Divisi Rekrutmen, Divisi Publikasi dan Dokumentasi, dan Divisi Acara. Ada penambahan 14 Panlok, sehingga Panlok menjadi 23 orang. Seiring berjalannya waktu, terjadilah seleksi alam. Lima Panlok mengundurkan diri karena kesibukan masing -- masing yang begitu menyita waktu, pikiran, dan tenaga mereka, sehingga sisa 18 Panlok.

DIVISI ACARA

Kebetulan saya diberi tugas di Divisi Acara. Partner in crime saya yaitu, Kak Ocid ( BPS ), Kak Molied ( Arsitek ), Kak Tika ( Social Worker ), Kak Faren ( Banker ), Kak Ana ( Mahasiswa ), Kak Acan ( Swasta ), Kak Fandi Gomes ( PMI ). Di awal Oktober, Kak Ocid mengundurkan diri karena harus mempersiapkan pernikahannya. Untungnya Ocid telah membuat juknis apa -- apa yang harus dilakukan oleh Divisi Acara. Kita tinggal meneruskan apa yang telah dimulai oleh Ocid. Sukur dofu dofu Cid.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN