Mohon tunggu...
Alexander Arie
Alexander Arie Mohon Tunggu... Administrasi - Lulusan Apoteker dan Ilmu Administrasi

Penulis OOM ALFA (Bukune, 2013) dan Asyik dan Pelik Jadi Katolik (Buku Mojok, 2021). Dapat dipantau di @ariesadhar dan ariesadhar.com

Selanjutnya

Tutup

Film Artikel Utama

"Quagliarella, The Untold Truth": Tentang Remuknya Mimpi Masa Kecil Sang Neapolitan

20 November 2021   18:31 Diperbarui: 1 Desember 2021   18:00 828 7 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Fabio Quagliarella (Sumber: Sky Sport)

Sosok Fabio Quagliarella sejatinya adalah bintang. Di usia 38 tahun, dia masih aktif bermain. Musim ini, dari 11 penampilan, sudah ada 1 gol dan 2 assist yang disumbangkan. Di 8 laga pertama, stiker didikan akademi Torino ini bahkan masih turun sebagai starter sekaligus kapten. 

Belakangan, pada laga melawan Spezia dan Atalanta dia turun di babak kedua. Pada laga terakhir sebelum jeda internasional, dia ada di bench dan tidak diturunkan sama sekali. Sampdoria pun tidak sedang dalam posisi baik karena tengah berada di zona degradasi, tepatnya peringkat 18.

Tadi pagi, sambil menunaikan pekerjaan bapak rumah tangga sejati alias nyetrika, saya menyempatkan diri menonton film dokumenter tentang eks striker Juventus ini, yang baru dirilis bulan lalu. Ya, masak langganan Mola hampir setengah juta setahun hanya dipakai weekend doang? 

Lumayan, kemarin juga sempat nonton film dokumenter tentang Andres Iniesta juga pada jaringan yang sama. Dan bagi saya, kisah soal Quagliarella ini cukup menarik karena mengungkap sesuatu yang sebenarnya sudah pernah terbuka ke publik pada periode 2017 silam dengan metode film dokumenter. 

Kala itu, B/R bahkan merilis 2 laporan yang berkesinambungan dan bahkan sebenarnya lebih lengkap daripada filmnya mengingat B/R juga berhasil menemui sosok penting yang boleh dibilang jadi sentral film dokumenter ini, seorang oknum polisi bernama Raffaele Piccolo.

Melansir Kompas.com, film berdurasi 90 menit itu digarap oleh sutradara Giuseppe Garau dan penulis naskah bernama Goffredo D'Onofrio.

Disebutkan pula bahwa film dokumenter tersebut menandai kehadiran Mola di negara-negara lain, yaitu Malaysia, Singapura, Italia, dan Inggris. 

Dan sejatinya, film ini bahkan selesai lebih dahulu dibandingkan setrikaan saya. Bisa jadi karena setrikaannya yang kebanyakan atau sayanya yang terlalu terpana dengan jalan cerita film ini.

Jika pernah membaca laporan dari B/R tahun 2017, jelas tidak ada info yang baru. Bagaimanapun, kisahnya kalau dari versi Fabio, keluarga, dan teman-temannya tentu pasti demikian.

Singkatnya, Quagliarella adalah seorang bocah Napoli alias Neapolitan yang tumbuh besar dalam kejayaan Napoli bersama Diego Armando Maradona. Sudah tentu, mimpinya adalah menjadi kapten Napoli layaknya sang idola. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Film Selengkapnya
Lihat Film Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan