Mohon tunggu...
Ardy Firmansyah
Ardy Firmansyah Mohon Tunggu... Pemikir Bukan Praktisi

Ide, naif dan polos. Lagi belajar nulis di Kompasiana | Psikologi Universitas Negeri Malang 2015

Selanjutnya

Tutup

Gayahidup Artikel Utama

Kenapa Manusia Takut untuk Dilupakan?

13 Februari 2020   00:04 Diperbarui: 14 Februari 2020   19:55 359 12 3 Mohon Tunggu...
Kenapa Manusia Takut untuk Dilupakan?
Ilustrasi dari shutterstock.com

"Yah, aku kok gak diajak sih sama mereka!?"

"Pergi jalan-jalan kok gak ngajak aku, gimana sih!?"

"Mereka lupa ngabarin, atau mungkin aku udah gak dianggep ya?"

Ini yang mungkin sering Anda rasakan ketika keluarga, saudara atau teman dekat kalian lagi having fun, tanpa kamu. Jlebb, tidakkk! Gak enak banget rasanya, kesel dong. Sebegitu menyedihkannya, sampai kita dilupakan.

Dan pengalaman seperti itu yang nanti malah memberikan dampak negatif terhadap suatu hubungan. Kita merasa ragu dengan hubungan tersebut dan bisa saja lebih memilih untuk menyendiri.

Pada umumnya, memang orang-orang juga merasa takut untuk dilupakan. Ketika merasa dilupakan, individu akan cemas dan berpikir tentang apa saja.

"Apakah saya pernah melakukan kesalahan padanya?"

"Apakah saya tidak pantas berada di antara mereka?"

"Saya sudah tidak dianggap."

"Saya tidak berguna."

dan pada level yang ekstrem seperti "Apakah saya benar-benar ada di dunia ini?"

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x