Mohon tunggu...
Ans Dawa
Ans Dawa Mohon Tunggu... catatan pojok!

platform media online | KOMPAS GRAMEDIA

Selanjutnya

Tutup

Bola

Hapus UEFA Nations League, Mainkan Piala Dunia dan Piala Eropa Dua Tahun Sekali

23 April 2021   04:28 Diperbarui: 23 April 2021   04:40 295 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Hapus UEFA Nations League, Mainkan Piala Dunia dan Piala Eropa Dua Tahun Sekali
(Wenger ingin Piala Dunia dan EURO dimainkan lebih sering layaknya liga Champions. Foto: Flickr) 

Mantan bos Arsenal yang kini menjabat Kepala Pengembangan Sepakbola Global (Global Football Development FIFA) Arsene Wenger Ingin melihat pertandingan Piala Dunia dan Piala Eropa digelar lebih sering pasalnya Ia menilai lebarnya jarak perhelatan World Cup dan EURO menjadi penghambat seorang pemain kehilangan momentum untuk mampu meraih gelar pada kompetisi tersebut. 

Pria Prancis itu tak mau turnamen seakbar Piala Dunia dinanti terlalu lama sebab EURO maupun Piala Dunia masing-masing punya jeda waktu 2 tahun secara bergantian dengan durasi penyelenggaraan 4 tahun lamanya. Wenger mengingatkan agar dua kompetisi besar itu dipangkas menjadi 2 tahun sekali. 

"Jika Anda melihat tim-tim di Piala Dunia biasanya rata-rata berusia 27 atau 28 tahun. Karena Piala Dunia digelar setiap empat tahun sekali maka sangat sedikit peluang untuk memenangkannya lagi karena ketika mereka kembali ke Piala Dunia berikutnya mereka berusia 32 atau 33 tahun. Itu sebabnya kami harus menyelenggarakan Piala Dunia setiap dua tahun sekali, tegas Wenger seperti yang dilansir BBC Sport."

Untuk diketahui, Wenger pada bulan Oktober 2020 lalu mengkritik kompetisi UEFA NATIONS LEAGUE yang dinilai menguras padatnya jadwal kompetisi selain itu UNL menambah daftar panjang jeda Internasional. Liga antar Bangsa-Bangsa Eropa itu di mata Wenger kalah pamor dari gelaran Piala Dunia dan Piala Eropa. 

"Kalau Anda bertanya kepada orang-orang apa itu  Uefa Nations League maka hanya sedikit yang mampu menjawab, ucap Wenger kepada Bild."

Meski begitu desain perubahan kompetisi yang ditawarkan Arsene Wenger masih harus melewati tahap evaluasi oleh dewan penguasa FIFA dan juga melalui Kongres Luar Biasa dari semua Federasi. (AD) 

VIDEO PILIHAN