Mohon tunggu...
Anisa
Anisa Mohon Tunggu... Lainnya - Environmentalist

For sustainability

Selanjutnya

Tutup

Olahraga Pilihan

Ayo Ramaikan Ajang Lari Marathon Sambil Mengenal Keistimewaan Yogyakarta

21 Mei 2019   14:31 Diperbarui: 21 Mei 2019   16:33 41
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Yang terakhir, candi Prambanan, yang  merupakan titik finish bagi para pelari. Candi yang megah dan indah. Candi ini telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai situs warisan dunia.

Candi Prambanan dibangun pada abad ke 9 Masehi di masa kekuasaan Raja Balitung Maha Sambu. Candi ini merupakan candi Hindu yang dibangun sebagai bentuk penyembahan terhadap Dewa Siwa.

Relief Prambanan merupakan gambaran yang menceritakan epos Hindu Ramayana dan Shinta. Dimana Shinta, istri Ramayana diculik oleh Rahmana. Ramayana mendapat bantuan kera Hanuman untuk mencari Shinta.

Terdapat beberapa candi lain peninggalan Mataram Kuno yang terletak di Yogyakarta seperti Candi Kalasan, Candi Sambisari, Candi Sari, Candi Kedulan, Candi Morangan di dekat Merapi, Candi Ijo, dan Candi Barong,

Selain mengunjungi situs bersejarah peninggalan zaman kerajaan, di KM 26 peserta diajak untuk melihat monumen yang menjadi saksi perjuangan pasca kemerdekaan yakni Monumen Perjuangan Taruna atau sering disebut Monumen Plataran.

Monumen ini adalah monumen peringatan untuk mengenang tewasnya anggota Akademi Militer Yogyakarta sebanyak 8 orang pada serangan Agresi Militer Belanda II di tahun 1949.

Agresi tersebut merupakan bentuk penyerangan yang dilakukan tentara NICA terhadap ibukota yang dipindahkan sementara ke Yogyakarta.

Sebagaimana kita ketahui, pada 1947 ibukota pernah dipindahkan dari Jakarta ke Yogyakarta karena di Jakarta terjadi kekacauan di mana-mana akibat serangan tentara Belanda yang masih berhasrat menguasai Indonesia.

Melihat keadaan tersebut, Sultan HB IX dan Paku Alam VIII menawarkan agar ibukota dipindahkan sementara agar pemerintahan tetap dapat menjalankan fungsinya. Kasultanan Yogyakarta bahkan menggunakan dana dari kas Kraton untuk menanggung biaya operasional pemindahan ibukota.

Pemandangan Alam yang Mengesankan

Di KM 13 hingga KM 15 peserta akan melintasi jalur di dekat gunung Merapi. Gunung setinggi 2930 meter ini merupakan salah satu gunung berapi teraktif di Indonesia. Lereng sisi selatannya termasuk ke wilayah Sleman, Yogyakarta dan sisanya termasuk ke dalam wilayah Magelang, Jawa Tengah.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Olahraga Selengkapnya
Lihat Olahraga Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun