Mohon tunggu...
Anisa Mandela
Anisa Mandela Mohon Tunggu... Administrasi - Karyawan swasta , Mahasiswa Pasca Sarjan

sebaik-baiknya hidup adalah yang bermanfaat bagi orang lain

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Penantian Panjang

12 September 2022   13:56 Diperbarui: 12 September 2022   14:13 80 5 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Terbangun aku dalam lamunan ini 

Aku hanya berkedip sejenak dengan penuh rendah diri 

Menandakan bahwa harapan ini akan ada di ujung  hari

Untuk memberikanku semangat tanpa dikasihani 

            Aku bukanlah orang yang mampu menguatkan hati

            Kelemahanku adalah bersama dengan dinginnya sanubari 

            Membeku tetap di ujung relung hati 

            Kata kiasan ini akan terpancar untukmu yang kucintai 

Dua hati yang terpisahkan oleh jarak ini 

Suatu saat akan menemanimu di lain hari 

Aku tidak akan menyerah  dengan perbedaan ini

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan