Mohon tunggu...
Ana triwahyuni
Ana triwahyuni Mohon Tunggu... MAHASISWA IAIN JEMBER

Semakin anda takut,semakin dekat ketakutan itu dengan takdir

Selanjutnya

Tutup

Filsafat

Filsafat Esensialisme dan Tokoh-tokoh Aliran Esensialisme

21 Mei 2020   20:06 Diperbarui: 21 Mei 2020   19:56 546 0 0 Mohon Tunggu...

Pengertian Filsafat Esensialisme dan pokok pemikiran tokoh-tokohnya

Assalamualaikum wr.wb

Disini saya akan menjelaskan pengertian filsafat esensialisme dan pokok pemikiran tokoh-tokoh aliran esensialisme ini. Apa sih yang dimaksud dengan filsafat esensialisme ini? Siapa saja sih tokoh-tokoh aliran esensialisme ini? Dan bagaimana pokok pemikiran tokoh-tokoh aliran esensialisme ini?

Filsafat esensialisme merupakan salah satu aliran filsafat yang menginginkan agar manusia kembali pada kebudayaan lama, karena menurut mereka kebudayaan lama telah membuat kebaikan-kebaikan pada manusia.  Kebudayaan lama yang mereka maksud adalah peradaban sejaak zaman renaissance, yang tumbuh pada abad  11M sampai  14M.

Aliran esensialisme ini menganggap bahwa pendidikan harus berpijak pada nilai-nilai yang jelas dan tahan lama, sehingga dapat memberikan kestabilan dan arah yang jelas. Menurut aliran esensialisme ini nilai-nilai yang tertanam dalam warisan budaya dan sosial merupakan nilai-nilai kemanusiaan yang terbentuk secara berangsur-angsur melalui kerja keras dan bersusah payah selama beratus tahun.

Aliran esensialisme ini berpendapat bahwa fungsi utama sekolah adalah menyampaikan warisan budaya dan sejarah pada generasi muda. Aliran esensialisme ini juga menganggap bahwa budi pekerti yang baik itu terletak pada warisan-warisan budaya yang telah membawa kebaikan bagi kehidupan manusia.

Siapa saja sih tokoh-tokoh aliran ini? Dan bagaimana pokok pemikirannya?

Tokoh yang pertama yaitu William C. Bagley, ia meyakini bahwa fungsi utama dari pendidikan adalah dengan menyampaikan warisan budaya yang diterapkan kepada generaasi muda yang akan datang.

Tokoh aliran esesnsialisme yang kedua yaitu Johann Henrich Pestalozzi, ia mempercayai bahwa sifat-sifat alam itu tercerminpada manusia, sehingga pada diri manusia terdapat kemampuan-kemampuaan yang sewajarnya.

Tokoh aliran esensialisme yang ketiga yaitu Frederich Breden, ia berpendapat bahwa pendidikan esensialisme  ini lebih mementingkan apa yang mendukung seorang siswa untuk memilih apa yang penting baginya.

Tokoh aliran esensialisme yang keempat yaitu L G Hendel, ia berpendapat bahwa materi yang diberikan di sekolah berfugsi sebagai sumber nilai yang stabil untuk mengatur perilaku para siswa, bukan sebagai penyelesaian masalah-masalah para siswa, itu sebagai acuan para guru agar siswanya dapat mencerminkan perilaku yang baik.

Mohon maaf apabila ada salah perkataan dan salah dalam penulisan, karena masih dalam tahap belajar.

Wassalamualaikum wr.wb

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x