Mohon tunggu...
FAWWAZ TORAJA
FAWWAZ TORAJA Mohon Tunggu... lahir di Toraja,pada tahun 1984 .di daerah/kampung kelurahan Gandasil.dengan tinggi badan 151 cm

guru sd salah satu UPT SDN di Kab.Luwu Utara. "iklas adalah kunci bahagia" selama itu baik maka lakukanlah "selama bisa membantu maka saya akan membantu"

Selanjutnya

Tutup

Hobi

Lombok KATOKKON

3 Desember 2019   18:43 Diperbarui: 3 Desember 2019   18:47 0 0 0 Mohon Tunggu...
Lombok KATOKKON
Dokpri

Siapa yang tidak kenal dengan jenis Lombok yang satu ini apalagi bagi penduduk Tana Toraja,pasti sangat kenal  dengan Lombok yang rasanya menggetarkan bibir alias pedis luar biasa.

ya...katokkon atau cabai bakul adalah salah satu jenis cabai yang terkenal khususnya di daerah Tana Toraja.Pedisnya ini membuat kita dapat meneteskan air mata namun,walau demikian kita tidak akan bosan untuk menikmatinya.

Lombok Katokkon sangat cocok tumbuh didaerah panas ataupun daerah dingin tergantung pemeliharaannya,Nah yang ingin menjadikan Lombok katokkon sebagai hiasan di halaman rumah juga cocok sekali karena warnanya yang menggoda.

yuk manfaatkan lokasi taman untuk menanamnya

Eits.....tapi sebelumnya yuk kita lakukan langkah ini :

Pembibitan Cabai Katokkon dimulai dari memilih benih, mengeringkan buah, menyimpan buah, membuat pesemaian, menabur benih dan memelihara tumbuhnya buah sampai dengan saat bibit akan dipindahkan ke tempat penanaman.Cabai Katokkon diperbanyak dengan bijinya. Biji (benih) dipilih dari buah yang masak pohon, tidak terserang penyakit, subur, kokoh dan berbuah banyak.Buah cabai yang telah dipilih kemudian dikeringkan dengan dua cara, yakni buah cabai dilepas, diambil bijinya kemudian diangin-anginkan atau buah cabai dikeringkan, setelah kering, biji disemaikan di tempat persemaian

Sambil menunggu saatnya bibit dipindahkan untuk ditanam maka kita dapat mengolah tanah pada lahan yang akan ditanami dengan tujuan untuk menggemburkan tanah agar perakaran tanaman lebih baik. Setelah gembur, dibuat bedengan dengan lebar 1-1,5 m dan panjangnya disesuaikan dengan kondisi lahan.

Dokpri
Dokpri
Jangan lupa disiram dan di beri pupuk

Pemupukan yang baik pada cabai ini adalah dengan menggunakan pupuk alam. Batasi penggunaan pupuk buatan terutama urea karena tanaman cabe akan peka terserang penyakit layu, disarankan menggunakan pupuk buatan TSP dan KCl dengan dosis masing-masing 2,5 gram dan 5 gram per pohon.

Hama yang sering menyerang cabai ini adalah kutu daun dan lalat buah, sedangkan penyakit yang menyerang biasanya penyakit busuk buah, busuk daun dan busuk akar. Penyakit tersebut dapat ditanggulangi dengan fungisida .

Panen merupakan pekerjaan akhir yang dinanti-nantikan oleh penanamnya sebagai hasil jerih payahnya. Panen pertama Cabai Katokkon dilakukan setelah tanaman berumur 3 - 4 bulan setelah pindah tanam.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN