Lihat ke Halaman Asli

Johan Japardi

Penerjemah, epikur, saintis, pemerhati bahasa, poliglot, pengelana, dsb.

3 Tip untuk Menghindari dan Meredakan Heartburn Secara Alami

Diperbarui: 5 September 2021   05:38

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Heartburn. Sumber: Alternative Medicine, August 2021, hlm. 4.

Cuaca yang lebih hangat berarti BBQ halaman belakang, memasak dengan api unggun, dan piknik tepat di pojokan rumah. Tetapi jika Anda sering menderita heartburn, kumpul-kumpul berbasis makanan mungkin bukan pilihan Anda, dan sebelum menolak undangan atau membelanjakan lebih banyak uang untuk antasida, penting untuk dicatat bahwa itu semuanya mungkin bukan karena salah makanan.

Heartburn adalah pergerakan asam lambung yang tidak tepat ke kerongkongan (esofagus). Lambung Anda adalah sebuah "kantong asam" dan harus sangat asam agar Anda bisa mencerna makanan dengan baik. Namun, jika perut Anda kejang, itu bisa mengakibatkan isinya (asam) naik ke esofagus Anda.

Heartburn bisa juga disebut Penyakit Refluks Gastroesofagus/Lambung-Tenggorokan (Gastroesophageal Reflux Disease/GERD) atau refluks.

Paparan jangka panjang terhadap asam bisa menimbulkan sensasi terbakar pada esofagus Anda, menyebabkan tukak (ulcer) dan bahkan kanker.

Antasida berbahaya karena memiliki konsekuensi jangka panjang pada pencernaan, sistem imun, dan kesehatan tulang Anda. Sangat penting untuk sepenuhnya menyelesaikan akar penyebab heartburn Anda.

Jadi, apa saja penyebab umum dari heartburn yang harus diwaspadai? Berikut adalah 7 penyebab utama heartburn:
1. Obesitas
Kelebihan berat badan sering dikaitkan dengan perut yang membesar dan otot perut yang lemah. Inti yang kuat penting untuk menyeimbangkan otot-otot yang terlibat dalam pencernaan yang tepat.

Menariknya, otot inti (core muscle) Anda sangat terlibat dalam fungsi yang tepat dan kesehatan diafragma yang berada tepat di atas lambung Anda, dan merupakan faktor penyebab heartburn ketika mengalami gangguan berfungsi.

2. Merokok
Merokok bisa merelaksasi sfingter di esofagus Anda yang, secara sengaja, mencegah makanan bergerak dari lambung ke dalm kerongkongan. Integritas sfingter ini bisa  menurun karena merokok.

3. Diet Lemak Tinggi
Lemak "jahat" yang berlebihan memberi tekanan pada hati, kandung empedu, dan lambung. Iritasi seperti itu bisa menyebabkan heartburn menyebabkan timbulnya organisme yang tidak ramah dalam usus Anda. Cobalah memasukkan beberapa makanan dengan lemak yang lebih rendah ke dalam diet Anda.

4. Stres
Stres kronis yang tinggi membuat Anda dalam keadaan "berkelahi atau lari" ("fight or flight"), lihat artikel saya: Hidup Sehat dengan Mengelola Stres, sebuah respons sistem saraf yang mengakibatkan pencernaan yang tidak tepat. Pencernaan yang baik bergantung pada sistem saraf yang berada dalam keadaan seimbang, baik saraf simpatis maupun saraf parasimpatis harus bekerja dengan kapasitas penuh, bukan hanya respons "berkelahi atau lari" dari sistem saraf simpatik.

5. Insomnia
Insomnia seringkali merupakan akibat dari heartburn karena iritasi yang ditimbulkan oleh refluks asam cenderung lebih sering terjadi pada malam hari saat Anda sedang berbaring.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline