Lihat ke Halaman Asli

Irfan Fandi

TERVERIFIKASI

Menulis dan Membaca adalah suatu aksi yang bisa membuat kita terlihat beda dari orang yang disekitar kita

"Pengabdi Setan 2: Communion", Teror Ibu dan Teka-Teki Baru Muncul Kembali

Diperbarui: 5 Agustus 2022   14:00

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Pengabdi Setan 2 tayang mulai 4 Agustus 2022. (sumber: Twitter @jokoanwar via kompas.com)

Rapi Film membuat sekuel kedua dari Pengabdi Setan pertama yang rilis pada tahun 2017, membutuhkan waktu dua tahun untuk bisa menyelesaikan dan mendapatkan hasil maksimal.

Dalam pemutarannya perdana hari ini rilis pada tanggal 4 Agustus 2022 yang siap menyapa seluruh penggemar film horror di tanah air. Joko Anwar kembali dipercaya untuk memproduksi sekuel kedua dari Pengabdi Setan. 

Dengan mempercayakan pemain lama dan pemain baru yang bermunculan dalam meramaikan karakter di dalam film kedua ini. sebut saja Tara Basro, Andy Arfian, Bront Palarae, Nasar Anuz, Ratu Felisha, Jourdy Pranata, Egi Fedly, Ayu Laksmi, Muzakki Ramdhan, Muhammad Adhiyat dan masih banyak lagi.

Selain itu Pengabdi Setan kedua digadang-gadang akan menjadi barometer untuk trend mark baru dari kualitas film horror Indonesia. Film yang memiliki durasi lebih kurang dua jam di dalam bioskop berhasil membuat semua penonton berteriak sekuat tenaga untuk melampiaskan rasa ketakutan yang diberikan oleh Ibu melalui terornya.

Review Film Pengabdi Setan 2 : Communion

salah satu adegan yang paling mengerikan di dalam film Pengabdi Setan 2 Communion (sumber foto : tix.id)

Film Pengabdi Setan 2 menceritakan lanjutan dari kisah beberapa tahun setelah berhasil menyelamatkan diri dari kejadian mengerikan yang membuat mereka kehilangan Ibu (Ayu Laksmi) dan Adik bungsu Ian (Muhammad Adhiyat). 

Rini (Tara Basro) dan adik-adiknya, Bondi (Nasar Annuz), Toni (Endy Arfian) serta bapaknya (Bront Palarae) yang kini hidup di sebuah rumah susun yang berada di kawasan rendah tepian laut.

Mereka percaya bahwa jika tinggal di rumah susun lebih aman karena jika terjadi sesuatu ada banyak orang yang akan membantu. 

Namun, mereka segera menyadari bahwa tinggal bersama banyak orang mungkin sangat berbahaya apalagi mereka tidak mengenali siapa yang tinggal bersebelahan sebagai tetangga.

Pada suatu malam yang mengerikan terjadi teror yang datang silih berganti. Rini dan keluarganya harus kembali menyelamatkan diri, tapi kali ini mungkin ia sudah terlambat untuk berlari dan berusaha untuk tetap bersama dan bersatu untuk menyelamatkan orang-orang yang ada di sekitar mereka.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline