Lihat ke Halaman Asli

Hendri Susilo

Guru SMK Multimedia dan RPL - Freelancer Design

Puisi | Jauh di Mata Ikrar

Diperbarui: 23 April 2020   22:44

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Kedudukan dalam bentuk struktur-struktur historis

Mengajak dua insan berbeda melakukan refleksi kritis

Tapi apa, paradigma lampau telah menggaris

Bahwasannya hak perempuan tertanda untuk terkikis

Pasar adalah ruang untuk laki-laki

Sedangkan rumah adalah ruang untuk perempuan

Hening menggema saat paras indah dicaci maki

Menyingkir dan diam mengkondisikan dengan perlahan

Gerilya darah nampak berceceran di depan mata

Sesak dalam gelap menyelimuti hati peri nusantara

Tak memandang anak, remaja, dan dewasa

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline