Mohon tunggu...
Nur Cahyo
Nur Cahyo Mohon Tunggu... Konsultan - HRD Koplak

Curhat HRD Koplak

Selanjutnya

Tutup

Gaya Hidup Artikel Utama

Kantong Plastik di Supermarket Nggak Gratis per Hari Ini

21 Februari 2016   05:27 Diperbarui: 22 Desember 2016   19:59 13054
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Jadi?

BUANG SAMPAH PADA TEMPATNYA SAJA NGGAK CUKUP. Nggak kekinian kalau kata anak alay jaman sekarang.

Sekarang jamannya mengurangi sampah plastik. Itu baru kekinian.

Kita udah ketinggalan banget sama negara-negara bule lainnya dalam hal mengurangi sampah plastik. Pernah lihat di film-film Holywood, bule-bule belanja sambil bawa tas sendiri atau memeluk tas belanjaan kertas. Kepedulian masyarakat dunia terhadap daur ulang sampah sudah sangat tinggi. Bahkan di Jepang saja selokan di perumahan diisi dengan ikan Koi.

Sementara di kampung halaman kita, jangankan mengurangi sampah, membuang sampah pada tempatnya aja masih susah. Hari ini Car free day nih. Cobain deh jalan-jalan jam sembilan setelah orang-orang berolahraga ? Apakah mereka berolahraga ? Tidak. Kebanyakan mereka berbelanja dan jajan di car free day. Saya nggak mau ngebahas itu, yang saya sorotin, abis itu pastinya banyak buanget sampah plastik di jalanan.

"Kan ada petugas kebersihan. Biar mereka ada kerjaan"

"Tempat sampahnya jauh. jadi jangan salahkan saya kalau buang sembarangan."

"Semua tempat adalah tempat sampah."

"Ah kantung plastik kecil ini, nggak akan bikin orang mati lah."

"Tempatnya emang udah penuh sampah, jadi nggak papa dong ketambahan sampah satu doang."

Kira-kira begitu jawabannya kalau diwawancara soal kepedulian buang sampah. Level masyarakat kita memang baru sampai "buanglah sampah pada tempatnya" belum sampai level "mengurangi sampah" lha wong dipikir kenapa Jakarta banjir ? kali Ciliwung itu kesumbat sampah, bukan sekedar sampah plastik, tapi lemari dan kasur bekas. ck ck ck ck.... ampun dah.... Belum pernah disunat dua kali tuh orang.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Gaya Hidup Selengkapnya
Lihat Gaya Hidup Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun