Mohon tunggu...
Sayyid Jumianto
Sayyid Jumianto Mohon Tunggu... Guru - Menjadi orang biasa yang menulis
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Menulis untuk perubahan yang lebih baik

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Kost Sempit di Pinggir Kota Jogja

7 November 2022   21:37 Diperbarui: 7 November 2022   22:15 162
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

"banyak orang ke jogja dengan niat belajar kita juga toh kawan?" tanya Kala carita kepadaku lagi

Sejumput tanya jawab di kost murah di pinggir Jogja yang mulai hilang tergantikan olrh apartemen dan kost mahal hanya orang berduit yang bisa kos dan kuliah di sini.

Nebeng di apartemen kos Universitas tidak enak lagi karena semua harus mandiri dan bisa hidupi diri sendiri untuk lebih mulia  banyak universitas yang mmepunyainya namun aturan ketat yang mengalahkan logikalah yang membuat banyak mahasiswa baru kos di luar kampusnya salah satu alasannya adalah kebebasan yang tidak bisa di tawar lagi.

"masalah wifi gratis itu sudah biasa kawan " kata Kala carita

"aturan listrik dan kamar mandi?" tanyaku lagi

"mandi ya timba air, karena tidak ada pompa listrik"

"ah bisa sambil olah raga dong?"

"kamu bercanda mas "

Semua harus disyukuri ketika hatiku pernah patah ketika Putri kencana yang aku taksir dolan ke kos aku dan melihat betapa sederhanya rumah kos kami tanpa wifi dan juga tanpa kulkas apalagi pompa air tidak ada, melihat kakusnya saja maka banyak mahasiswai tidak tertarik kepada kami.

"lupakan kita akan meraih prestasi kawan" seru kala carita kepadaku

"benar, bang" jawabku enteng.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun