Mohon tunggu...
Alip Yog Kunandar
Alip Yog Kunandar Mohon Tunggu... Penulis - Bukan Pemikir, Meski Banyak yang Dipikirin

Dosen Ilmu Komunikasi UIN Jogja, yang lebih senang diskusi di warung kopi. Menulis karena hobi, syukur-syukur jadi profesi buat nambah-nambah gizi. Buku: Memahami Propaganda; Metode, Praktik, dan Analisis (Kanisius, 2017) Soon: Hoax dan Dimensi-Dimensi Kebohongan dalam Komunikasi.

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Stalin: (61) Kuliah Singkat Kapitalisme Kolektif

27 Januari 2021   18:13 Diperbarui: 28 Januari 2021   20:54 305
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi: Alip Yog Kunandar

*****

Sepeninggal Walikota Poti itu, Soso langsung dihampiri Pak Didi, orang yang tadi mengizinkannya bermalam di situ. Ia memanggil Soso untuk mendekat. Wajahnya tampak berseri-seri.

"Kau beruntung sekali Koba..." katanya, "Malam ini kamu tak perlu menginap di pantri, tapi di hotel dekat stasiun. Semuanya sudah diurus oleh kepala bagian rumahtangga atas perintah Pak Walikota..."

Soso melongo, "Yang bener, Pak?"

Pak Didi mengangguk, "Aku ditugaskan untuk menemanimu, mengurus tiketmu sampai ke Gori, dan mengantarmu sampai stasiun besok. Nanti malam aku tidur di hotel bersamamu untuk menyiapkan makan malam dan lainnya...."

"Serius Pak?"

"Iya lah... secara tidak langsung, kau dianggap sebagai tamu kota..." jawabnya.

Soso cengar-cengir, "Wah, terimakasih banyak lho Pak, saya malah jadi merepotkan, padahal saya dikasih tidur di pantri atau di luar pun taka pa-apa..." katanya.

"Aku yang harus berterimakasih padamu..." katanya. "Gara-gara kamu, aku jadi kebagian rezeki juga, bisa nginep di hotel dan makan malam gratis..."

Soso tertawa.

*****

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun