Mohon tunggu...
Alfira Fembriant
Alfira Fembriant Mohon Tunggu... Lainnya - Instagram : @Alfira_2808

Music Director and Radio Announcer STAR 105.5 FM Pandaan Pasuruan East Java (from 2012 until now) 📻

Selanjutnya

Tutup

Kebijakan Artikel Utama

Dua Kali Hampir Dibegal, Begini 5 Tips Versi Saya dalam Menghindarinya

31 Desember 2020   01:22 Diperbarui: 31 Desember 2020   11:09 742
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi (Sumber: Pexels.com)

Setelah saya datang, sepertinya orang itu kaget dan tidak jadi mengeluarkan pisaunya. Lantas, orang itu berganti melihat ke arah motor saya dan sempat mendekatinya. Tapi syukurlah, tadi sebelum saya lari ke arah mobil, kunci motornya tidak lupa sudah saya bawa.

Posisi waktu itu ia duduk di atas motor saya, sambil melihat ke arah kunci motor saya terus sekitar 30 detik. Setelah itu ia beranjak, dan mengetuk kaca mobil kembali.

Saya pun tidak mengizinkan pasangan untuk membuka pintu mobilnya, tapi kemudian ia berteriak untuk minta uang. Dia berkata bahwa ingin pulang kampung, tetapi tidak punya uang untuk kembali, sehingga ia minta uang pada pasangan saya.

Oleh pasangan saya pun ditany, "Perlu ongkos berapa untuk pulang kampung?". Orang itu pun menjawab "Sekitar 500 rb".

Dan akhirnya diberilah oleh pasangan, separuh dari permintaan uang orang itu, dengan membuka kaca mobilnya sekitar 5 cm saja untuk memberikan uang tersebut.

Lantas karena yang diberikan tidak sesuai yaitu uangnya hanya separuh dari permintaan, orang itu pun sempat mengancam akan memecahkan kaca mobil kita jika tidak diberi uang senilai yang disebutkan. Tetapi pasangan saya berargumen "tidak bawa uang cash, yang ada cash nilainya hanya sekian".

Kemudian orang itu sempat terdiam beberapa detik, dan akhirnya orang tersebut pergi.

*

Nah, itulah dua kasus nyata yang pernah saya alami tentang hampir dibegal motor atau mobil, dan kebetulan keduanya saya tidak sendiri melainkan bersama pasangan saya di masa lalu dan masa sekarang.

Yang pasti dari kedua kasus yang sudah saya jabarkan, rata-rata begal itu tidak langsung menyerang secara kasar, kecuali sudah di jalan raya dengan situasi dan kondisi yang mendukung.

Mereka para begal selalu punya modus tertentu. Ada yang sok akrab di awal, ada juga yang tiba-tiba menuduh yang tidak-tidak agar kita takut terhadapnya untuk digiring ke tempat tertentu, dan masih banyak lagi modus lainnya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kebijakan Selengkapnya
Lihat Kebijakan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun