Mohon tunggu...
Jejak Bercerita
Jejak Bercerita Mohon Tunggu... -

Sekilas Diri ku #Alce# Ini blog pribadi ku seorang pengelana. Blog ini aku buat untuk menjadi ajangku belajar menulis, menulis tentang apa saja. Tentang berbagai macam hal yang aku temui sehari hari, pemikiran2 ku, atau pengalaman2ku disaat aku pergi ke suatu tempat sehingga pengalaman itu tidak hilang begitu saja tapi bisa menjadi memory yang indah dalam bentuk tulisan. Dan semoga dengan menuliskannya, bisa menjadi ajang informasi dan bermanfaat bagi yang membacanya. Siapapun boleh setuju atau tidak dengan tulisan ku. Tapi saya tidak perlu menunggu orang lain untuk setuju dengan apa yang saya tulis, karena setiap orang punya hak atas dirinya sendiri dan bebas mengungkapkan apa yang ingin dia ungkapkan dan memiliki sudut pandang sendiri akan sebuah obyek. Hidup ini ada positive dan negativenya bagaikan Yin dan Yang yang selalu bersinergi. Saya seseorang yang open minded yang dapat menerima pendapat dan kelebihan orang lain juga mampu menerima kritikan secara terbuka dengan positif. Dan kritikan kalian tentang tulisan2ku akan membantu ku untuk menulis lebih baik lagi. Terima kasih atas kunjungan Anda ke blog saya, semoga tulisan saya ada manfaatnya. Salam Hangat, Alce Ganyau

Selanjutnya

Tutup

Trip Pilihan

Cerita Lengkap tentang Maroko

17 Mei 2018   03:24 Diperbarui: 17 Mei 2018   03:52 4465
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Perempuan-perempuan Maroko tidak  diperkenankan bebas keluar rumah, sepanjang jalan yang ada hanyalah para laki-laki. Hanya Para lelaki yang boleh melakukan aktivitas di luar rumah baik itu berjualan atau pun melakukan pekerjaan2 lainnya. Dan kalau pun ada perempuan,  itu hanyalah para perempuan perempuan tua yang mereka pun masih harus tetap membungkus diri mereka dengan rapat, berjilbab dan berburka (hanya kelihatan matanya saja). 

Melihat hanya ada  para lelaki dan perempuan2 tua di jalan adalah hal yang sangat umum. Terutama di daerah kampung dan kota kota kecil. Kalau didalam kota kota besar moderen seperti Rabat, Casablanca,Tangier, dan kota kota turis seperti Marrakesh, Fez, Chefchaouen dan Ait Ben Haddou mungkin akan ada beberapa perempuan yang kelihatan di muka umum dan bekerja. Tapi jumlahnya tidak banyak dan itu pun pastinya sudah harus melalui persetujuan suami dan keluarga. 

Di kota besar tersebut diatas juga tidak apa2 bagi kita orang asing berpakaian dengan alanya kita sendiri. Kepala boleh tidak di tutup, bahu boleh terbuka dikit tidak akan ada yang usil. Penduduknya masih bisa menerimanya karena mereka sudah sering berhadapan dengan turis. Disini mereka menerima perbedaan budaya dengan wisatawan. Tapi penerimaan ini hanya untuk para pelancong, bagi keluarga mereka sendiri semua perempuan harus tertutup dan tidak boleh bepergian dengan lelaki lelaki yang bukan keluarga dekat seperti kakak atau adik atau bapak.

Saya harus menutup diri dan kepala saya rapat-rapat
Saya harus menutup diri dan kepala saya rapat-rapat
Yang sangat tidak biasa bagi orang maroko adalah melihat orang bercelana pendek atau ber-rok pendek selutut atau melihat kulit telanjang secara langsung. 

Hal ini adalah sebuah bencana. Mereka tidak biasa melihat seorang wanita dengan kaki berkulit telanjang. Dont do it here walaupun cuaca sangat panas sekalipun, karena kalian akan menjadi orang yang akan dilihat penuh dengan hujatan mata. Kalaupun memang niat pake rok selutut (diatas lutut jangan sama sekali) pake lah stoking hitam jangan yg sama warnanya dengan kulit.

Hal lain yang juga tidak boleh dilakukan ; janganlah membidik kamera kalian ke arah para wanita yang memakai pakaian terbungkus, berburka, bercadar atau apapun yang menurut kalian menarik utk difoto. Mereka para lelaki bahkan anak2 disekitarnya akan bisa sangat agresive melawan kalian.

Juga jika kalian melihat gerombolan para lelaki dengan pakaian tradisionalnya jangan pernah menjepret mereka, ini sangat terlarang dan tidak disukai oleh mereka. Hati2 lah!

Ketika bertemu seseorang dijalan dan kalian di undang ke rumahnya, jangan heran kalau kalian tidak bertemu dengan anggota keluarga perempuannya karena itu memang tidak boleh. Dan kalaupun kalian sampai bertemu, itu adalah pengecualian yang luar biasa(mungkin kalau kalian perempuan bisalah bertemu sesama perempuan), Jangan pernah memotret  para anggota keluarga perempuan tersebut. Saya punya pengalaman tentang ini semua!

Waktu berkunjung yang tepat ke Maroko.

Untuk WN Indonesia yang rentan dingin, waktu terbaik untuk berkunjung ke Maroko adalah pertengahan Maret sampai akhir bulan Mei. Kenapa? Karena cuaca dan temperatur di Maroko itu kadar perbedaan antara daerah satu dangan daerah lainnya lumayan extrim.

Kalau mulai pertengahan Maret itu cuaca di pesisir pantai seperti Tanger, Essaouira dan Agadir masih sangat dingin (siang 15-18 derajat, malamnya 8-10 derajat aja dingin banget) , Daerah seperti Chefchaouen, Fez, Rabat, Casablanca, Marakesh, Merzouga dan Mhamid sudah lebih hangat antara 22-25 derajat kalau siang sedangkan malamnya 12-18 derajat.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
Mohon tunggu...

Lihat Konten Trip Selengkapnya
Lihat Trip Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun