Jejak Bercerita
Jejak Bercerita

Sekilas Diri ku #Alce# Ini blog pribadi ku seorang pengelana. Blog ini aku buat untuk menjadi ajangku belajar menulis, menulis tentang apa saja. Tentang berbagai macam hal yang aku temui sehari hari, pemikiran2 ku, atau pengalaman2ku disaat aku pergi ke suatu tempat sehingga pengalaman itu tidak hilang begitu saja tapi bisa menjadi memory yang indah dalam bentuk tulisan. Dan semoga dengan menuliskannya, bisa menjadi ajang informasi dan bermanfaat bagi yang membacanya. Siapapun boleh setuju atau tidak dengan tulisan ku. Tapi saya tidak perlu menunggu orang lain untuk setuju dengan apa yang saya tulis, karena setiap orang punya hak atas dirinya sendiri dan bebas mengungkapkan apa yang ingin dia ungkapkan dan memiliki sudut pandang sendiri akan sebuah obyek. Hidup ini ada positive dan negativenya bagaikan Yin dan Yang yang selalu bersinergi. Saya seseorang yang open minded yang dapat menerima pendapat dan kelebihan orang lain juga mampu menerima kritikan secara terbuka dengan positif. Dan kritikan kalian tentang tulisan2ku akan membantu ku untuk menulis lebih baik lagi. Terima kasih atas kunjungan Anda ke blog saya, semoga tulisan saya ada manfaatnya. Salam Hangat, Alce Ganyau

Selanjutnya

Tutup

Travel Pilihan

Cerita Lengkap tentang Maroko

17 Mei 2018   03:24 Diperbarui: 17 Mei 2018   03:52 1009 1 0
Cerita Lengkap tentang Maroko
di daerah yang bukan kota besar, cuma ada lekaki dan wanita tua dijalan dan di pasar

Maroko adalah negara yang memberikan beas Visa 90 hari  kepada Warga negara Indonesia. Bagi kalian yang  berminat ataupun bermimpi untuk melakukan perjalan ke Maroko saya saran kan mestinya harus baca ini dulu yaa.

Adat dan kebiasaan, Apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan di Maroko? Kapan waktu yang tepat untuk melakukan perjalanan kesana? Makanan di sana cocok apa tidak yaa untuk lidah kita? Akomodasinya gimana,  mahal enggak sih? Bagusnya pergi kemana? Transportnya apa? Gimana?

Inilah pertanyaan2 klasik yang sering kita dengar dan harus diperhatikan jika kita berniat pergi kesuatu tempat yang tidak kita kenal sebelumnya. Mari, Yuuk bekali diri kalian dengan informasi yang cukup.

Adat dan Kebiasaan :

Lelaki disini adalah raja, mereka mempunyai kebebasan yang hampir tak berbatas. Mereka bebas melakukan apa saja dan pergi kemana saja dan jam berapa aja.Maroko yang warga negaranya mayoritas beragama muslim 99 % merupakan sebuah negara yang masih sangat kuat memeluk dan mempertahankan tradisi agamanya.

Perbedaan antara laki laki dan perempuan itu sangat kentara dan sangat di bedakan. Para lelaki memiliki kebebasan yang tanpa limit. Lelaki boleh kemana saja, kapan saja, bertemu siapa saja dan melakukan apa saja. Sedangkan perempuan hanya memiliki kebebasan keluar rumah bebas di masa kanak kanak. Ketika mereka telah mengalami masa akil  balik maka anak perempuan hidup bagaikan di dalam tudung, dipingit dan hilang kebebasannya.

Perempuan dan laki-laki tidak boleh bertemu sesuka hati, tidak boleh saling berkunjung dan tidak boleh jalan-jalan bareng keluar bersama-sama. Tempat dan kesempatan yang baik untuk para remaja bertemu dan bersapa ria adalah di Sekolah dan di tempat kuliah saja. Diluar itu mereka harus saling menghindar.

Maka yang paling berfungsi untuk mereka berkomunikasi adalah sosmed itu pun masih sembunyi2. Hp dan chatting WA lah yang membantu mereka utk menjadi dekat didalam batasan2 kultur yang ada.

Hal yang membuat aku shock karena sebelumnya tidak tahu adalah ketika seorang laki2 entah itu anak muda remaja, dewasa atau sudah tua, jikalau dia seorang perempuan yang ada didalam keluarga itu maka dia tidak boleh menampakan diri mereka jika ada orang (laki-laki) yang berkunjung ke rumah mereka.

Termasuk sang ibu sebagai nyonya rumah juga harus menyembunyikan dirinya. Didalam rumah keluarga Maroko biasanya ada 2 ruang tamu, ruang tamu keluarga dan ruang tamu khusus untuk tamu yang dipisahkan dengan pintu. Jadi ketika ada laki2 yang berkunjung kerumah mereka, pintu tembus ke ruang tamu keluarga harus ditutup dan sang perempuan tidak boleh melewatinya sampai ada pemberitahuan kalo tamunya sudah pergi maka mereka boleh keluar.

Hal-hal lain yang juga membuat aku heran sebagai seseorang yang tinggal di negara bebas.

Perempuan-perempuan Maroko tidak  diperkenankan bebas keluar rumah, sepanjang jalan yang ada hanyalah para laki-laki. Hanya Para lelaki yang boleh melakukan aktivitas di luar rumah baik itu berjualan atau pun melakukan pekerjaan2 lainnya. Dan kalau pun ada perempuan,  itu hanyalah para perempuan perempuan tua yang mereka pun masih harus tetap membungkus diri mereka dengan rapat, berjilbab dan berburka (hanya kelihatan matanya saja). 

Melihat hanya ada  para lelaki dan perempuan2 tua di jalan adalah hal yang sangat umum. Terutama di daerah kampung dan kota kota kecil. Kalau didalam kota kota besar moderen seperti Rabat, Casablanca,Tangier, dan kota kota turis seperti Marrakesh, Fez, Chefchaouen dan Ait Ben Haddou mungkin akan ada beberapa perempuan yang kelihatan di muka umum dan bekerja. Tapi jumlahnya tidak banyak dan itu pun pastinya sudah harus melalui persetujuan suami dan keluarga. 

Di kota besar tersebut diatas juga tidak apa2 bagi kita orang asing berpakaian dengan alanya kita sendiri. Kepala boleh tidak di tutup, bahu boleh terbuka dikit tidak akan ada yang usil. Penduduknya masih bisa menerimanya karena mereka sudah sering berhadapan dengan turis. Disini mereka menerima perbedaan budaya dengan wisatawan. Tapi penerimaan ini hanya untuk para pelancong, bagi keluarga mereka sendiri semua perempuan harus tertutup dan tidak boleh bepergian dengan lelaki lelaki yang bukan keluarga dekat seperti kakak atau adik atau bapak.

Saya harus menutup diri dan kepala saya rapat-rapat
Saya harus menutup diri dan kepala saya rapat-rapat
Yang sangat tidak biasa bagi orang maroko adalah melihat orang bercelana pendek atau ber-rok pendek selutut atau melihat kulit telanjang secara langsung. 

Hal ini adalah sebuah bencana. Mereka tidak biasa melihat seorang wanita dengan kaki berkulit telanjang. Dont do it here walaupun cuaca sangat panas sekalipun, karena kalian akan menjadi orang yang akan dilihat penuh dengan hujatan mata. Kalaupun memang niat pake rok selutut (diatas lutut jangan sama sekali) pake lah stoking hitam jangan yg sama warnanya dengan kulit.

Hal lain yang juga tidak boleh dilakukan ; janganlah membidik kamera kalian ke arah para wanita yang memakai pakaian terbungkus, berburka, bercadar atau apapun yang menurut kalian menarik utk difoto. Mereka para lelaki bahkan anak2 disekitarnya akan bisa sangat agresive melawan kalian.

Juga jika kalian melihat gerombolan para lelaki dengan pakaian tradisionalnya jangan pernah menjepret mereka, ini sangat terlarang dan tidak disukai oleh mereka. Hati2 lah!

Ketika bertemu seseorang dijalan dan kalian di undang ke rumahnya, jangan heran kalau kalian tidak bertemu dengan anggota keluarga perempuannya karena itu memang tidak boleh. Dan kalaupun kalian sampai bertemu, itu adalah pengecualian yang luar biasa(mungkin kalau kalian perempuan bisalah bertemu sesama perempuan), Jangan pernah memotret  para anggota keluarga perempuan tersebut. Saya punya pengalaman tentang ini semua!

Waktu berkunjung yang tepat ke Maroko.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4