Mohon tunggu...
Lohmenz Neinjelen
Lohmenz Neinjelen Mohon Tunggu... Bola Itu Bundar, Bukan Peang
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

https://gonjreng.com/

Selanjutnya

Tutup

Analisis

Mahfud MD: Prabowo-Sandi Bisa Menang

23 Mei 2019   08:50 Diperbarui: 23 Mei 2019   21:14 0 14 9 Mohon Tunggu...
Mahfud MD: Prabowo-Sandi Bisa Menang
tribunnews.com

Mahfud MD mengeluarkan pernyataan yang bisa menuai beragam tanggapan, antara lain ada sebagian pihak yang tertegun, senang, tersenyum simpul, tersipu malu, tertawa, biasa saja, dst.

Sebelum membahas pernyataan Mahfud MD yang bisa menuai beragam tanggapan tadi, perlu diketahui terlebih dahulu latar belakangnya.

KPU sudah mengumumkan Jokowi-Ma'ruf Amin adalah pemenang Pilpres 2019 pada 21 Mei 2019 lalu. Prabowo-Sandi hanya mengumpulkan 44,50% suara, sedangkan Jokowi-Ma'ruf Amin 55,50%.

Mulanya kubu Prabowo koar-koar tidak akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi, tapi ternyata koar-koar tadi tidak terbukti, karena akhirnya ada juga gugatan yang dilayangkan ke Mahkamah Konstitusi terkait hasil Pilpres 2019 yang diumumkan KPU tadi. 

Sebuah lagu lama berjudul "Tinggi Gunung Seribu Janji", liriknya antara lain seperti ini:

Memang lidah tak bertulang
Tak terbatas kata-kata
Tinggi gunung seribu janji
Lain di bibir lain di hati

Nah, karena kubu Prabowo ingin menggugat hasil Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD pun mengeluarkan pernyataan. 

Menurutnya, ada kemungkinan Jokowi-Ma'ruf Amin kalah, dan Prabowo-Sandi berbalik menang karena memperoleh 55% suara di Mahkamah Konstitusi nanti.

Di sinilah pernyataan Mahfud MD tadi bisa membuat sebagian pihak merasa senang, terharu dengan air mata yang jatuh berlinang, karena masih ada kemungkinan Jokowi-Ma'ruf Amin kalah. Mungkin juga ada sebagian pihak yang tertawa, guling-guling di ubin hingga melintasi jalan raya, dan nyemplung ke dalam got.

Tapi sebenarnya pernyataan Mahfud MD tadi cenderung normatif, biasa saja, tidak ada yang luar biasa. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3