Ajinatha
Ajinatha profesional

Pengembara didunia Literasi

Selanjutnya

Tutup

Analisis

Inilah 4 Hal yang Akan Mendongkrak Elektabilitas Jokowi di Pilpres 2019

7 Oktober 2018   18:48 Diperbarui: 7 Oktober 2018   19:15 689 7 8
Inilah 4 Hal yang Akan Mendongkrak Elektabilitas Jokowi di Pilpres 2019
Foto: indosport.com


Beberapa hal ini memang sangat menguntungkan Jokowi dalam Pilpres 2019. Ini memang sebuah kebetulan dan keberuntungan yang tidak direncanakan. Kadang-kadang memang apa yang terlihat tidaklah seperti apa yang kita lihat, bahkan hal seperti itu semua tidak terlepas dari campurtangan Tuhan. Jokowi pun mungkin tidak berpikir tentang semua itu akan memberikan nilai lebih bagi dirinya.

ASIAN GAMES 2018
Kita semua tahu seperti apa Asian Games 2018 dipersiapkan Jokowi, perhelatan ini seharusnya ditangani oleh Negara Vietnam, namun karena secara kondisi Vietnam merasa tidak siap, maka diambil alih oleh Indonesia. Banyak yang meragukan kesanggupan Indonesia untuk penyelenggaraan perhelatan Akbar negara-negara di Asia ini, bahkan banyak yang pesimis kalau Indonesia akan sukses sebagai penyelenggara, tapi pada kenyataannya apa yang dilakukan Pemerintahan Jokowi membuat decak kagum negara-negara lain peserta Asian games.

Bukan cuma dari segi penyelenggaraan Indonesia dianggap sukses, tapi dari segi prestasi atlitpun tidak memalukan. Indonesia masuk dalam peringkat 4 peraih medali Emas terbanyak. Padahal sebelumnya Indonesia selalu diluar peringkat 10 besar. 

Memang pada Asian Games 1962, Indonesia mencatat prestasi diperingkat 2, namun setelah itu Indonesia tidak pernah lagi berjaya dalam perhelatan Asian Games selanjutnya, baru di Asian games 2018 lah Indonesia kembali Gemilang.

Kita semua tahu kalau perhelatan ini diselenggarakan didalam Tahun Politik, di mana pada 2019 nanti kita akan menghadapi Kontestasi Pemilu Presiden, dan Jokowi sebagai Petahana jelas sangat diuntungkan dengan keberhasilan penyelenggaraan Asian Games tersebut.

Bencana Lombok
Musibah dan Bencana adalah suatu hal diluar kehendak manusia, termasuk juga Bencana Gempa yang melanda saudara kita di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Sebagai pengemban amanat rakyat jelas Presiden Jokowi berusaha semaksimal mungkin untuk menuntaskan tugas dan tanggung jawabnya, dengan memberikan bantuan dan penanggulangan terhadap masyarakat yang terpapar gempa, dan yang menjadi korban gempa.

Dengan bahu membahu bersama pemerintah daerah setempat melakukan penanggulangan bencana gempa, disela kesibukan lainnya sebagai kepala negara. Tentunya itu bukanlah hal yang mudah bagi Presiden Jokowi, tapi karena tugas dan tanggung jawabnya, maka tanpa mengenal lelah beliaupun fokus untuk melakukan apa yang sudah menjadi kewajibannya. 

Hal seperti inipun akan menjadi nilai lebih bagi Jokowi sebagai Presiden juga sebagai Petahana. Mungkin Jokowi tidak pernah berpikir bahwa apa yang dilakukannya terbsebut akan berpengaruh besar terhadap elektabilitasnya.

Kalau seandainya tidak dianggap berhasil dalam penanggulangan dan pemulihan akibat gempa, maka akan berakibat buruk bagi citranya sebagai Presiden, dan tentunya juga akan sangat mempengaruhi elektabilitasnya sebagai Petahana. Baik buruknya apa yang sudah dilakukan Jokowi, itu adalah hak masyarakat yang menilainya.

Gempa dan Tsunami Donggala, Palu
Belumlah tuntas Pemerintahan Jokowi menangani korban Gempa di Lombok, Indonesia kembali diuji dengan Musibah Gempa dan Tsunami  di Donggala, Palu Sulawesi Tenggara, bahkan kali ini lebih dahsyat dan lebih banyak korban serta kerusakan yang diakibatkan gempa dan tsunami. 

Peristiwa ini bukan semata ujian bagi masyarakat di Palu, tapi juga ujian bagi kita semua dan Pemerintahan Presiden Jokowi. Lagi-lagi Presiden Jokowi harus fokus dalam penanggulangan serta penangan paska gempa.

Semua perhatiannya tercurah habis untuk masyarakat di Palu, sebagai Presiden tentunya Jokowi tidak bisa hanya mendelegasikan penanganannya kepada para menteri terkait, tapi Jokowi pun ikut terjun langsung ke wilayah bencana, memberikan perhatian dan bantuan kepada masyarakat yang menjadi korban bencana. 

Ini sebuah momentum yang tidak dilewatkan Jokowi, juga bukanlah momentum untuk pencitraannya sebagai petahana, namun karena peristiwa ini ada didalam Tahun Politik, maka apa yang dilakukan Jokowi pun dianggap untuk mendulang suara, sambil menyelam minum air.

Mungkin Jokowi tidak terlalu peduli dengan apa yang dikatakan orang lain, baginya melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pemimpin dan pengemban amanat rakyat, maka sudah menjadi kewajibannya berada ditengah-tengah rakyat yang sedang ditimpa musibah bencana.

Asian Para Games 2018
Asian Para Games yang berlangsung di Jakarta, 8 Oktober - 16 Oktober yang Akan datang sangatlah berarti bagi Indonesia sebagai negara penyelenggaraan. Tanpa disadari perhelatan ini pun memiliki point tersendiri bagi pemerintahan Presiden Jokowi, nilai-nilai seperti inilah yang tanpa disadari turut mendongkrak  Jokowi sebagai petahan, tentunya Juga akan sangat mempengaruhi elektabilitasnya sebagai Capres.

Begitulah luar biasanya Kehendak Yang Maha Kuasa. Jika Jokowi dianggap berhasil melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam pelaksanaan perhelatan ini, pastinya akan sangat berpengaruh pada prestasinya sebagai Presiden. Inilah modal Jokowi untuk bertarung pada Pilpres 2019 nanti. Peluang dan tanggung jawab seperti itu tentunya tidak dimiliki oleh lawannya.

4 hal di atas, adalah sesuatu yang sebetulnya tidak pernah diduga sangat mempengaruhi elektabilitas Jokowi sebagai Petahana. Apa lagi jika ke 4 Hal diatas dianggap Sukses diemban Jokowi secara memuaskan, meskipun tidak akan memuaskan semua pihak, terutama pihak lawan Jokowi jelas tidak akan menganggap semua itu sebagai sebuah prestasi, tapi masyarakat secara umum akan sangat mengapresiasinya dengan baik.