Mohon tunggu...
Agus Kusdinar
Agus Kusdinar Mohon Tunggu... Wiraswasta - Wiraswasta/Content Creator/Exclusive Writer Narativ On Loc Desa Wisata/SWJ Ambassador 2023

Banyak Menulis tentang Humaniora

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Membangun Desa Wisata dengan Potensi Desa Tanpa Mengeluarkan Biaya

22 Oktober 2022   20:11 Diperbarui: 22 Oktober 2022   20:49 507
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Maraknya Desa Wisata di Negeri ini tak lepas dari program pemerintah untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, tetapi hal ini kadang terbentur dengan anggaran desa, padahal sebetulnya pembuatan Desa Wisata mudah sekali bahkan tanpa modal hanya modal keinginan masyarakat desa untuk membangun Desa Wisata dengan cara gotong royong demi terbentuknya Desa Wisata untuk meningkatkan ekonomi masyarakat desa.

Dokumentasi Desa Wisata Situ Cangkuang Leles Garut
Dokumentasi Desa Wisata Situ Cangkuang Leles Garut
Seperti kita ketahui antara Desa Wisata dan Wisata Desa sangat berbeda sekali, karena Desa Wisata diartikan memanfaakan potensi yang ada di Desa Wisata sebelum Desa Wisata itu berdiri, berarti disini kita hanya modal kemauan saja untuk membangun Desa Wisata dengan cara gotong royong untuk membangun Desa Wisata yang sudah memiliki potensi wisata.

Taman Zandea Kab. Bandung (Dok. Pribadi)
Taman Zandea Kab. Bandung (Dok. Pribadi)
Wisata Desa bisa diartikan tempat wisata buatan yang berada di desa tersebut, hal ini perlu memerlukan dana yang cukup besar untuk membangun wisata tersebut, disinilah sering salah kaprah mengartikan mana Desa Wisata dengan Wisata Desa, sehingga banyak Kepala Desa yang terjebak tentang arti Desa Wisata.

Dokumentasi Pribadi
Dokumentasi Pribadi
Indonesia memiliki alam yang cukup indah dengan tingginya kreativitas warga desa, mungkin jutaan Desa Wisata di negeri ini akan terlahir, karena banyak potensi-potensi yang perlu digali dengan modal keingginan warga desa untuk membangun Desa Wisata bersama masyarakat desa dengan cara gotong royong tanpa harus mengeluarkan uang sepeser pun dari dana desa, guna untuk terciptanya Desa Wisata.

Adanya Desa Wisata akan memperkuat ekonomi masyarakat desa, karena dengan adanya Desa Wisata akan terciptanya lapangan pekerjaan di desa tersebut sehingga akan berkurangnya angka pengangguran juga UMKM masyarakat desa akan berkembang dengan melakukan aktifitas usahanya di Desa Wisata.

Dokumentasi Pribadi
Dokumentasi Pribadi

Dampak dari adanya Desa Wisata untuk masyarakat desa sangat besar untuk meningkatkan ekonomi masyarakat hanya memanfaatkan kerarifan lokal di desa tersebut, karena Desa Wisata kuncinya adalah kearifan lokal bukan membuat hal baru, berarti kita hanya memanfaatkan yang sudah ada dengan ide dan kreativitas supaya bisa menarik para wisatawan.

Mengapa, bisa dikatakan memiliki dampak yang cukup besar bagi masyarakat desa?

Kita ambil contoh saja yang berdampak langsung bagai masyarakat yang berada di lokasi Desa Wisata menyediakan penginapan (Homestay) milik masyarakat bekerjasama dengan pengelola Desa Wisata, hal ini akan meningkatkan penghasilan masyarakat yang signifikan karena akan berdampak pula bagi masyarakat sekitar misal pemilik warung yang berada di sekitar lokasi kampung tersebut yang berada di sekitar lokasi Desa Wisata.

Desa Wisata Ciharus Leles Garut (Dok. Pribadi)
Desa Wisata Ciharus Leles Garut (Dok. Pribadi)
Memanfaatkan potensi yang ada tanpa mengada-ada sehingga menghamburkan biaya adalah kunci utama untuk membangun Desa Wisata, dengan modal keinginan masyarakata desa bekerjasama dengan aparat desa adalah kunci utama terbentuknya Desa Wisata.

Karena Desa Wisata bukan Wisata Desa yang membutuhkan dana besar untuk membangun tempat wisata yang banyak kenyataannya dilapangan diartikan lain oleh banyak kepala desa sehingga menghambat terbentuknya Desa Wisata.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun