Mohon tunggu...
Agung Christanto
Agung Christanto Mohon Tunggu... Guru - Pendidik untuk asa tunas muda dunia
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Berjuang dalam tulisan dengan hati nurani dan menginspirasi Bagi sesama...serta mengetuk relung-relung hati sesama.. 🙏

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Selamat Pagi Mentari...

26 Juli 2020   07:34 Diperbarui: 26 Juli 2020   07:25 49 9 2
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Ku duduk sendiri.. 

Setelah mengayuh sepeda berkilo-kilo

Menembus dinginnya kota Ngawi

Menerjang kemalasan diri... 

Melawan dinginnya hati ini... 

Agar malas ini tak bertahan lama.. 

Dalam diri..  

Seperti seekor kumbang tanduk di pinggir jalan mengelindingkan.. 

Benda yang lebih besar dari dirinya.. 

Menaklukkan kelemahannya... 

Menghajar habis... Kelakuan di tubuhnya.. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan