Mohon tunggu...
Telisik Data
Telisik Data Mohon Tunggu... Penulis - write like nobody will rate you

Fakta dan data otentik adalah oase di tengah padang tafsir | esdia81@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Vox Pop Pilihan

Rentetan Penggerebekan 4 Sindikat Judi Online Nyaris Serentak, Benarkah Rumor Itu?

15 Agustus 2022   04:42 Diperbarui: 15 Agustus 2022   05:08 889
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Aparat mengamankan barang bukti saat menggerebek kantor pengelola judi online di Sukoharjo (Foto: Humas Polda Jateng/Sindonews.com).

Kapolda Sumut Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak memimpin langsung operasi yang terjadi di sebuah perumahan elit Percut Sei Tuan. Pusat operator judi berkedok warung kuliner ini disebutkan yang terbesar di Sumut dan mengelola 3 situs yaitu LEBAH4D, DEWAJUDI4D, dan LARIS4D.

Operasi yang ketiga terjadi 12 Agustus 2022 di Bukit Golf Mediterania, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Tim siber Polda Metro Jaya berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dan menangkap 78 pelaku (Tribunnews.com, 14/8/2022).

Security kompleks rumah-kantor yang bertugas mengatakan bahwa penggerebekan itu yang kedua. Empat hari sebelumnya lokasi didatangi aparat. Satpam mengaku tidak tahu dan tidak mengenal mereka yang diciduk polisi.

Penggerebekan kantor judi online di Kuta Bali (Foto: Detik.com,14/8/2022).
Penggerebekan kantor judi online di Kuta Bali (Foto: Detik.com,14/8/2022).

Kemudian yang keempat terjadi di sebuah hotel Jalan Kartika Plaza Kuta, Bali, tanggal 13 Agustus 2022. Dalam kesempatan itu aparat hanya bisa mengamankan sejumlah barang bukti karena para pelaku berhasil  kabur meninggalkan KTP. Barang buki yang disita berupa puluhan komputer, HP, Router wifi, HT dan puluhan SIM Card.

Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Bambang Yugo Pamungkas mengatakan bahwa pihaknya menerima pengaduan dari pengelola hotel. Praktik judi online itu sendiri disebutkan sudah berlangsung beberapa minggu (Detik.com, 14/8/2022).

Apakah rentetan penggerebekan judi online ini akan berlanjut atau tidak tentunya hanya dapat kita ikuti dari media. Dari lokasi kantor sindikat yang eksklusif dan tersamar, sulit bagi warga untuk mengetahui dan apalagi melaporkan aktivitas judi online.

Lalu, bagaimanakah dengan penindakan yang dilakukan aparat terhadap judi online sebelum terjadi kasus penembakan Brigadir J? Untuk mengetahui hal ini kita bisa menelusurinya juga lewat catatan media.

Aparat mengamankan barang bukti saat menggerebek kantor pengelola judi online di Sukoharjo (Foto: Humas Polda Jateng/Sindonews.com).
Aparat mengamankan barang bukti saat menggerebek kantor pengelola judi online di Sukoharjo (Foto: Humas Polda Jateng/Sindonews.com).

Tanggal 15 Desember 2021, Polda Jateng mengungkap judi online di Sukoharjo. Saat itu tertangkap 3 pelaku di sebuah rumah di kawasan Baki, Sukoharjo (Sindonews.com, 17/12/2021).

Sebelumnya yaitu tanggal 16 Oktober 2021, Polda Riau berhasil menangkap 59 sindikat judi online di Riau. Saat itu aparat menangkap juga FR yang memiliki dua situs judi online dan ia mengirim 5000 nomor ponsel per hari kepada karyawannya. Nomor-nomor itu kemudian akan dihubungi untuk dirayu dan diajak ikut bermain (Kompas.com, 20/10/2021).

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Vox Pop Selengkapnya
Lihat Vox Pop Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun