Mohon tunggu...
Agung Pratama
Agung Pratama Mohon Tunggu... Penulis - Penulis lepas

Pegiat isu sosial, politik, gender, dan media. netizen barbar tapi kritis.

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Artikel Utama

Menyoal Perkara Laki-laki Bersolek

31 Januari 2020   22:10 Diperbarui: 1 Februari 2020   09:04 322
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Pada kamus bahasa Indonesia, bersolek memiliki makna berdandan, berhias, dan mempercantik diri. Namun tujuan mempercantik disini bukan menggunakan dandanan (make up) melainkan perawatan kulit (skin care).

Sedangkan kita semua tahu kecantikan dan kemolekan identik dengan perempuan, tapi saat ini prinsip seperti itu sudah mulai terkikis dikarenakan tampang merupakan aset yang pertama kali dilihat oleh orang lain. 

Untuk memperlihatkan citra yang baik, penampilan yang baik juga mendongkrak kepercayaan diri seseorang. Jika ingin tahu mengapa penampilan itu penting, silahkan simak terlebih dahulu artikel milik Eki Saputra.

Memiliki wajah yang rupawan hampir menjadi sebuah keinginan bagi setiap orang, beruntungnya perkara rupawan ini bisa diraih melalui pemberian dari Tuhan atau merawat pemberian Tuhan, tidak begitu sulit bukan? 

Ketika manusia diberi kulit gelap, manusia tidak serta merta harus memaksakan diri dengan melakukan suntik kolagen supaya tampak berkulit putih. 

Ketika diberi bentuk wajah yang bulat, bukan berarti harus melakukan operasi plastik untuk mendapatkan wajah oval. Manusia hanya perlu "menjaga semua organ tubuh dari kerusakan".

Jika ditafsirkan secara lebih sederhana, kita anggap saja seperti ini, mengapa ada lelaki mengenakan lulur wajah/vitamin kulit? 

Supaya tidak mudah keriput. Mengapa ada laki-laki mengoleskan vitamin pada rambut? Agar rambut terlihat sehat. 

Mengapa laki-laki  menggunakan krim wajah pada siang hari? Supaya terlihat segar dan melindungi dari paparan sinar matahari. 

Ini adalah alasan yang sama ketika wanita menggunakan produk perawatan kecantikan, lalu mengapa ketika dilakukan oleh laki-laki semuanya tampak memalukan?

karena nyinyir adalah budaya kita. Tidak ada yang perlu didebatkan persoalan laki-laki yang merawat diri, karena merawat diri adalah cara kita semua mensyukuri pemberian Tuhan, sedangkan memiliki tubuh yang terawat adalah sebuah keuntungan tersendiri karena memiliki penampilan yang baik adalah bonus yang didapat setelah kita merawat diri dengan baik. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun