Mohon tunggu...
CONG SANTREH
CONG SANTREH Mohon Tunggu... Administrasi - Saya santri PPSMCH yang sekarang hijrah ke arah yang lebih baik guna berbakti pada ibu pertiwi.

Air

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Mahasiswa Dihantam Aparat Oknum Polisi

25 September 2018   23:41 Diperbarui: 26 September 2018   00:12 360
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Seiring perjalanan menuju titik aksi, massa aksi dari BEM Universitas Abdurrab dan BEM Politeknik Caltex Riau  bergabung dalam barisan menuju titik aksi

Pukul 15.25 WIB

- Massa aksi sampai di Kantor  Gedung DPRD Provinsi Riau, tepatnya di depan Gerbang Kantor DPRD bagian kiri (Didekat Masjid Kantor DPRD).

- Sesampainya disini mahasiswa dihadapkan dengan pagar betis aparat kepolisian dengan susunan barisan : pertama yakni polisi wanita, kedua disusul barisan polisi laki-laki, ketiga gerbang besi kantor DPRD, dan dibalik gerbang juga masih terdapat banyak aparat kepolisian laki-laki, serta mobil Water Canon. Terlihat juga beberapa polisi bersenjata lengkap di dalam lingkungan halaman kantor DPRD (Cek foto diatas)

- Kemudian, penyampaian orasi sekaligus negoisasi di lakukan guna meminta izin kepada aparat kepolisian untuk masuk ke dalam masjid kantor DPRD guna melaksanakan shalat asar. Negoisasi pada saat itu dilakukan oleh Syahnan Ali Lubis (Menteri Luar Universitas BEM UNRI) dengan polisi atas nama Ramadhani. Namun negoisasi tak membuahkan hasil, kami tidak diizinkan untuk masuk, bahkan kami disuruh untuk shalat asar di jalan raya

- Syahnan sampaikan juga kepada bapak Ramadhani agar para polisi wanita yang berada di barisan depan ini untuk dikeluarkan dari barisan depan demi menghindari hal-hal buruk yang tidak kita inginkan bersama, serta mengingat dalam peraturan Kapolri No 16 Tahun 2006 mengenai Protap Dalmas (Prosesur Tetap Pengendalian Massa) tidak ada sama sekali disebutkan bahwa polwan harus berada di barisan paling depan atau menjadi tameng. Tapi tak dihiraukan oleh bapak Ramadhani

Pukul 15.40 WIB

Selain Massa aksi yang tergabung dalam aliansi BEM Se-Indonesia Wilayah Riau (Universitas Riau, Universitas Abdurrab, UIN Suska Riau, dan PCR), Massa aksi lainnya yang tergabung dalam Aliansi BEM Se-Riau (Universitas Islam Riau, Universitas Muhammadiyah Riau, Stikes Hang Tuah, dan lainnya) juga melakukan aksi pada (24/9). Mereka sampai pukul dititik aksi pada 15.40 WIB, tepatnya mereka langsung merapat di depan Gerbang Kantor DPRD bagian kanan. Disana mereka juga disambut dengan pagar betis barisan polisi. Kemudian, mereka juga langsung menyampaikan orasi secara bergantian

Pukul 16.00 WIB

Massa aksi memutuskan untuk shalat asar di jalan raya, setelah sebelumnya sempat juga terjadi sedikit dorong-dorongan karena massa aksi terprovokasi oleh oknum polisi yang menantang untuk melakukan "chaos" terhadap aksi ini

Pukul 16.15 WIB

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun