Mohon tunggu...
Agung Christanto
Agung Christanto Mohon Tunggu... Guru - guru SMA

Bimantara:Dari nol belajar Menggali dari pengalaman pribadi yang menginspirasi untuk sesama:demah

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Mentalitas Sendikadawuh

20 April 2024   22:12 Diperbarui: 20 April 2024   22:18 32
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Puisi Mentalitas Sendikadawuh

Di benak yang tenang, tak terburu nafsu,
Mentalitas sendikadawuh, mengalir bagaikan sungai yang jernih.
Menikmati setiap momen, tanpa paksaan dan tuntutan,
Menemukan kebahagiaan dalam kesederhanaan dan keikhlasan.

Sendikadawuh, bukan berarti pasif dan tak punya tujuan,
Tapi tentang menjalani hidup dengan penuh kesadaran dan ketenangan.
Menerima apa adanya, tanpa rasa penyesalan dan kecemasan,
Melihat dunia dengan penuh cinta dan kasih sayang.

Tak terikat oleh ego dan ambisi,
Sendikadawuh membebaskan diri dari belenggu duniawi.
Menemukan kedamaian dalam diri sendiri,
Merasakan kebahagiaan yang sejati.

Dalam kesederhanaan, sendikadawuh menemukan keindahan,
Menikmati setiap momen dengan penuh rasa syukur.
Menghargai alam dan semua ciptaan Tuhan,
Menjalani hidup dengan penuh harmoni dan keseimbangan.

Sendikadawuh, bukan hanya filosofi hidup,
Tapi juga cara pandang terhadap dunia.
Membuka mata hati untuk melihat kebenaran,
Menemukan kebahagiaan yang sesungguhnya.


Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun