Mohon tunggu...
Agil S Habib
Agil S Habib Mohon Tunggu... Insinyur - Mind Palace

Man Shabara Zhafira

Selanjutnya

Tutup

Healthy Pilihan

Risiko Kesehatan Imbas Teknologi Digital dan Solusi OptimAll Asuransi Online

8 Januari 2022   12:59 Diperbarui: 8 Januari 2022   13:01 278 7 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilustrasi gambar | Sumber gambar : staysafeonline.org

Menghabiskan waktu berjam-jam menjelajah ruang digital sudah menjadi kebiasaan yang mahfum dilakukan oleh sebagian besar orang di era teknologi informasi seperti sekarang ini. Media sosial, e-commerce, online trading, chatting, blogging, vlogging, hingga streaming merupakan beberapa kegiatan yang cukup banyak menyita perhatian. Bahkan tidak jarang sampai membuat kita lupa waktu.

Namun, dibalik kegemaran tersebut kita juga mesti menyadari bahwa ada efek samping yang mengintai. Melalui laman situs klikdokter.com, dr. Nabila Viera Yovita menyampaikan beberapa masalah kesehatan yang berpotensi diderita oleh pengguna teknologi digital, diantaranya :

  • Gangguan pada mata yang membuat mata kering dan pandangan terasa kabur.
  • Rasa tidak nyaman pada leher dan tulang punggung, yang menjadikan badan terasa kaku semua dan terkadang menyebabkan kepala pusing.
  • Efek kesulitan tidur.
  • Obesitas, penyakit jantung, diabetes, bahkan hingga kematian dini akibat menurunnya aktivitas fisik.
  • ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) atau gangguan mental yang menyebabkan seseorang sulit memusatkan perhatian.

Hal ini diperkuat oleh penelitian dari Universitas Swansea dan Milan, sebagaimana dilansir oleh laman kompas.com, bahwa terlalu sering menghabiskan waktu untuk online dapat menurunkan imun manusia. Sehingga seseorang yang sering melakukan kegiatan online cenderung lebih mudah sakit dibandingkan mereka yang tidak melakukannya.

Seiring terus bertambahnya pengguna internet tentu kondisi ini perlu diperhatikan. Angka pertumbuhan internet di Indonesia sendiri sudah sangat signifikan. Tahun 2015, prosentase penduduk kita yang mengakses internet masih sekitar 21,98% saja. Namun, di penghujung tahun 2021 prosentasenya sudah mencapai 73,70% atau sekitar 190 juta pengguna.

Grafik prosentase pengguna internet Indonesia dari tahun 2015 -- 2021 | Sumber : Diolah dari data bps.go.id
Grafik prosentase pengguna internet Indonesia dari tahun 2015 -- 2021 | Sumber : Diolah dari data bps.go.id

Belum lagi jika membicarakan durasi waktu yang kita habiskan di ruang digital. Berdasarkan laporan We Are Social per Januari 2021 sebagaimana dilansir oleh kompas.com, orang Indonesia menghabiskan waktu rata-rata 8 jam 52 menit per hari untuk mengakses internet. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun 2019 yaitu sebesar 7 jam 59 menit (goodnewsfromindonesia, Agustus 2020).

Sepertinya bukan sebuah kebetulan jika pada kurun waktu yang hampir bersamaan terjadi peningkatan biaya kesehatan yang dikeluarkan oleh masyarakat kita setiap tahunnya.

Data yang disampaikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa sejak tahun 2014 sampai dengan tahun 2021 pengeluaran masyarakat untuk kesehatan cenderung meningkat. Meskipun fluktuatif, tetapi jika dibandingkan dengan beberapa tahun sebelumnya maka angkanya terlihat semakin bertambah besar.

Tabel Rata-rata pengeluaran biaya kesehatan (pengobatan + biaya obat) masyarakat Indonesia Tahun 2014 -- 2021 (Unit dalam Rupiah) | Sumber : bps.go.id
Tabel Rata-rata pengeluaran biaya kesehatan (pengobatan + biaya obat) masyarakat Indonesia Tahun 2014 -- 2021 (Unit dalam Rupiah) | Sumber : bps.go.id

Grafik pengeluaran biaya kesehatan masyarakat Indonesia dari tahun 2014 -- 2021 | Sumber : Diolah dari data bps.go.id
Grafik pengeluaran biaya kesehatan masyarakat Indonesia dari tahun 2014 -- 2021 | Sumber : Diolah dari data bps.go.id

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan