Mohon tunggu...
Aftita Alvi Pratiwi
Aftita Alvi Pratiwi Mohon Tunggu... Mahasiswa - Aftita Alvi Pratiwi Mahasiswa Universitas Islam Sultan Agung

Aftita Alvi Pratiwi Mahasiswa Universitas Islam Sultan Agung

Selanjutnya

Tutup

Kebijakan

Analisis Jenis Tindak Tutur dalam Berita Guru Honorer Diuntungkan Dengan Kebijakan Kemdikbud

27 Juni 2022   15:09 Diperbarui: 27 Juni 2022   15:25 99
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Birokrasi. Sumber ilustrasi: KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG

Langsung adalah Sebuah tuturan yang bermodus deklaratif dapat mengandung arti yang sebenarnya dan berfungsi untuk menyampaikan informasi secara langsung. Tidak Langsung adalah Sebuah tuturan deklaratif digunakan untuk bertanya atau memerintah. Harfiah Tindak tutur yang maksudnya sama dengan makna kata-kata yang menyusunnya.

Berdasarkan penjelasan di atas, maka hal ini merupakan sesuatu yang menarik untuk dibahas dan diteliti lebih jauh mengenai "Analisis Jenis Tindak Tutur Dalam Berita Guru Honorer Diuntungkan dengan 6 Kebijakan Kemdikbud". Meskipun sebelumnya sudah pernah ada penelitian-penelitian mengenai tindak tutur, akan tetapi belum ada penelitian yang membahas tentang objek berita tentang Guru Honorer yang diuntungan dengan kajian tentang beberapa jenis tindak tutur di dalamnya. 

Sebelum dilakukan analisis, data-data yang sudah diperoleh ini akan diidentifikasi terlebih dulu dengan cara menetapkan data yang termasuk jenis-jenis tindak tutur berdasarkan karakteristiknya masing-masing objek yang dikaji. Data tersebut berupa berita di internet dengan tuturan percakapan. Setelah data berhasil diidentifikasi dan diklasifikasikan, maka barulah data-data tersebut akan dilakukan analisis berdasarkan teori tindak tutur yang digunakan dalam analisis ini.

Berikut ini merupakan hasil analisis jenis tindak tutur yang terdapat pada berita Guru Honorer Diuntungkan dengan 6 Kebijakan Kemdikbud, diantaranya yaitu:

1. Konstatif adalah tuturan yang menyatakan sesuatu yang kebenarannya dapat diuji -- benar atau salah -- dengan menggunakan pengetahuan tentang dunia (Gunarwan 1994:43)

- Pada kalimat: "keuntungan guru honorer PPPK 2022 dapat dimanfaatkan sesuai kapasitas dan posisinya. Hal tersebut sebagaimana yang dikutip dalam Permen PANRB Nomor 20 Tahun 2022 tentang Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja 2022 di Pemerintah Daerah.".

Penjelasan :
Tuturan tersebut dapat dinilai kebenarannya. Karena pada Permen PANRB Nomor 20 Tahun 2022 tentang Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja 2022 di Pemerintah Daerah dan menjelaskan keuntungan guru honorer.

2. Ilokusi adalah tindak tutur yang dimaksudkan untuk melakukan sesuatu.

- Pada kalimat: "verifikasi, kemudian barulah seleksi ujian."

Penjelasan:

Mengandung maksud penutur meminta kepada mitra tutur agar mitra tutur melaksanakan verifikasi atau kesesuaian dan kemudian mengikuti atau melaksanakan seleksi ujian.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kebijakan Selengkapnya
Lihat Kebijakan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun