Mohon tunggu...
Aditya Nuryuslam
Aditya Nuryuslam Mohon Tunggu... Menikmati dan Mensyukuri Ciptaan Ilahi

Sosok jawa tulen yang berikhtiar mengadu nasib di belantara Megapolitan Jakarta

Selanjutnya

Tutup

Balap Pilihan

MotoGP Hanyalah Pentas untuk Rider Italia dan Spanyol Saja

27 Oktober 2020   21:01 Diperbarui: 27 Oktober 2020   21:10 125 4 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
MotoGP Hanyalah Pentas untuk Rider Italia dan Spanyol Saja
mentesport.net

Dalam dua puluh tahun terakhir, praktis juara dunia MotoGP hanya dimiliki oleh para pembalap dari 2 (dua) negara saja yaitu dari Italia dan Spanyol. 

Negara lain yang sempat mencuri juara dunia tidak lebih dari 2 (dua) negara yaitu Amerika Serikat (Kenny Robert Jr juara MotoGP tahun 2000 & (alm) Nicky Hayden juara MotoGP tahun 2006) dan Australia (Casey Stoner juara MotoGP tahun 2007 dan tahun 2011). 

Bahkan dalam 10 tahun terakhir 9 juara dunia Moto GP diantaranya disabet oleh para pembalap Spanyol. Bahkan di beberapa tahun, Juara dan Runner Up dikuasai penuh oleh para pembalap Spanyol

Tahun 2020 ini yang tersisa 3 seri balapan lagi, besar kemungkinannya juara dunia kembali diraih oleh para pembalap Spanyol. Sesuai catatan terakhir, pemuncak klasemen sementara adalah Joan Mir dari tim Suzuki yang berkebangsaan Spanyol. Bagaimana dengan negara rival berat Spanyol? 

Italia dalam beberapa tahun terakhir hanya mampu menempatkan pembalap terbaiknya menjadi Runner Up MotoGP seperti Valentino Rossi dan Andrea Dovizioso. Negara lainnya yang berpartisipasi dalam ajang bergengsi MotoGP ini hanya sekedar pelengkap persaingan antara rider Spanyol dan Italia saja.

Kita ketahui bersama, bahwa 9 dari 24 pembalap MotoGP yang resmi terdaftar dalam ajang bergengsi ini berasal dari Spanyol, dan 6 dari 24 pembalap MotoGP yang resmi terdaftar berasal dari Italia. Total pembalap dari dua negara ini sudah mencapai 62,5% dari seluruh pembalap elits yang resmi terdaftar dalam ajang balap bergengsi MotoGP Tahun 2020. 

Tidak salah jika kita menyebutkan bahwa MotoGP dalam satu dekade terakhir ini bukanlah pertandingan balap motor dunia tapi hanyalah pertandingan balap motor antar 2 negara di Eropa. Dengan kondisi semacam ini dikhawatirkan lambat laun akan menggerus intensitas animo para penonton setia Moto GP dunia dalam mengikuti pertandingan di setiap serinya.

Tahun 2020 ini sedikit berbeda, namun dominasi dua negara adidaya dalam MotoGP ini masih tetap kental terasa. Berawal dari pandemi Covid-19 yang menyebabkan beberapa seri kejuaran MotoGP dibatalkan pelaksanaannya, hingga akhirnya diputuskan hanya akan ada 14 atau 15 seri MotoGP dan kesemuanya dilaksanakan di Benua Eropa.  

Ketika kondisi dirasa sudah mulai membaik dan dapat tertangani, maka digelarlah perhelatan akbar pertandingan MotoGP dengan protokol kesehatan yang ketat serta tanpa penonton. Malang tak dapat ditolak, nahas bagi Marc Marquez sang juara bertahan MotoGP 4 tahun terakhir ini mengalami kecelakaan fatal yang membuatnya harus istirahat panjang dari seri MotoGP tahun 2020.

Sebenarnya ini menjadi berkah para pembalap lainnya untuk bersaing menjadi kampium di tiap-tiap seri kejuaraan, dan terbukti tahun 2020 ini telah mencatatkan 9 pembalap dari 5 berbeda menjuarai 11 seri terakhir MotoGP 2020

Namun demikian secara agregat perolehan poin sebagaimana kita kupas diatas pembalap-pembalap Spanyol masih mendominasi 3 besar pemuncak klasemen dan jawara sementaranya adalah lagi-lagi pembalap dari negara para matador Spanyol.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x