Kesehatan

Gelagat pada Tubuh dengan Kadar Gula Berlebih

11 Januari 2018   17:53 Diperbarui: 11 Januari 2018   18:42 442 2 2
Gelagat pada Tubuh dengan Kadar Gula Berlebih
sumber: Lifestyle Indonesia

Gula adalah nama umum dari karbohidrat yang memiliki rasa manis dan mudah larut, yang biasa digunakan sebagai salah satu bahan membuat masakan. Ada berbagai macam jenis gula yang berasal dari sumber-sumber berbeda pula. Gula digunakan dalam makanan siap saji seperti kue dan ditambahkan pada sejumlah makanan dan minuman seperti kopi dan teh.

Kerapkali gula dianggap sebagai kalori kosong karena tidak mengandung nutrisi bermanfaat dan termasuk bahan makanan yang berbahaya.

Kadang kala, gula ditambahkan dalam makanan atau minuman dalam porsi berlebih. Satu kaleng soda saja bisa jadi mengandung enam sendok gula. Melansir dari CNNIndonesia, perlu diketahui bahwa konsumsi gula berlebih memberikan dampak yang tidak baik pada setiap orang.

Kamu pasti tak mau kan mengonsumsi gula berlebih yang bisa berujung pada banyak penyakit? Nah, sebenarnya kamu bisa mengenali seseorang mengonsumsi gula berlebih lewat tanda-tanda pada tubuhnya sebagai berikut.

Sulit tidur

Kamu sering insomnia tiap malam?

Bisa jadi itu karena kamu mengonsumsi gula berlebih!

Mengurangi konsumsi gula di malam hari direkomendasikan bagi kamu yang kerap kesulitan tidur, karena mengonsumsinya menghasilkan energi berlebihan dari hormon serotonin. Mengutip dari Mammoth, sebagian besar serotonin dihasilkan di dalam usus, padahal yang dibutuhkan lebih banyak saat tidur adalah hormon melatonin. Hormon ini bisa kamu dapatkan dari susu atau ceri. Hormon ini disebut-sebut ampuh untuk "relaksasi"!

Kurang berenergi

Menurut Harpers Bazaar, konsumsi gula membantu pankreas melepaskan insulin untuk menyuplai glukosa ke sel-sel. Ini membuatmu mendapatkan aliran energi yang berlebih. Bagus memang. Namun ketika kadar gula telah habis, energi akan turun dan kamu akan membutuhkan suplai gula kembali.

Kulit berkerut

Jika berlebih mengonsumsi gula; protein, kolagen, dan elastin dalam kulit akan rusak sehingga seseorang dapat lebih cepat berkeriput. Bukan hanya itu, hormon menstruasi pada kaum hawa pun akan terganggu.

Berat badan naik

Glukosa dibutuhkan tubuh sebagai sumber energi utama. Tetapi bila kamu tidak segera menggunakannya sebagai energi, glukosa akan menggumpal di beberapa bagian tubuh, di antaranya hati, otot, atau lemak. Penumpukan inilah yang akan berujung pada banyak penyakit kronis, seperti jantung atau diabetes.

Sering lapar

Makanan dengan kandungan gula tinggi diyakini bisa mengaktifkan jalur di otak dengan melepaskan dopamin, layaknya obat-obatan yang menimbulkan rasa candu pada beberapa orang.

Sistem kekebalan tubuh melemah

70% persen sistem kekebalan tubuh seseorang berada di usus dan perlu disokong oleh bakteri yang baik. Mengurangi konsumsi gula bisa memperbaiki sistem kekebalan tubuh kamu.

Perut kembung

Pada beberapa kasus yang dijumpai, bakteri jahat dalam tubuh menyukai gula. Konsumsi gula dan produksi gas terlalu berlebih membuat perut sering merasa kembung tanpa alasan.

Intinya, tak ada yang melarangmu mengonsumsi gula. Tapi akan sangat baik bila kamu selalu menaruh sebanyak mungkin perhatian pada banyaknya gula yang kamu konsumsi.