Mohon tunggu...
Adhyra Irianto
Adhyra Irianto Mohon Tunggu... Seniman - Penulis, seniman teater (tingkat kecamatan)

Penulis magang dan seniman tingkat kecamatan. Freelancer dan full time blogger.

Selanjutnya

Tutup

Money

Tips Bisa Untung Berdagang Bitcoin untuk Pemula

9 Mei 2017   13:09 Diperbarui: 9 Mei 2017   17:24 2470
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Diartikan dengan simpel, berdagang Bitcoin bisa Anda samakan dengan berdagang barang atau mata uang luar. Keuntungan yang Anda dapatkan murni berdasarkan harga jual dan harga beli dari produk. Anda membeli produk, lalu menjual dengan harga yang lebih tinggi sehingga mendapat keuntungan. Sesimpel itu.

Namun, bisa dikatakan berdagang Bitcoin perlu manajemen yang baik dan berhati-hati. Sebab, harga Bitcoin sangat fluktuatif. Bayangkan saja, dalam waktu tidak sampai 24 jam, harga Bitcoin bisa berubah signifikan.

Harga Bitcoin yang fluktuatif ini yang membuat Bitcoin menjadi salah satu aset investasi yang menguntungkan untuk para investor. Dengan mudahnya, investor dapat membeli dengan harga rendah dan menjual dengan harga tinggi.

Simak tips dari kami bila Anda ingin memulai bisnis Bitcoin dengan meraup keuntungan maksimal :

1. Memperhatikan harga pasar terus-menerus

Hanya ada tiga situasi harga, yakni positif atau naik, negatif atau turun dan stagnan atau tetap. Anda tetap bisa mendapatkan keuntungan dari tiga situasi tersebut apabila tetap hati-hati dan tidak ceroboh.

Dimulai dari kondisi pasar positif. Tentu Anda dengan mudah bisa meraup keuntungan bila harga Bitcoin langsung melesat. Misalnya Anda membeli 1 Bitcoin (BTC) seharga Rp 3.700.000, lalu pada sore hari atau besoknya harga melesat ke angka Rp 4.300.000, maka Anda memastikan keuntungan sebesar Rp 600.000 per 1 BTC. Nah, kami sarankan agar Anda lebih bersabar dan tidak serakah untuk langsung membeli Bitcoin lagi, kecuali sudah benar-benar yakin harga Bitcoin akan naik lagi besoknya.

Bagaimana kalau kondisi pasar negatif. Misalnya Anda membeli Bitcoin dengan harga Rp 4.300.000 pada pagi hari, lalu siang hari turun menjadi Rp 4.000.000 dan sore harinya turun kembali ke angka Rp 3.900.000, maka Anda bisa mempertimbangkan untuk menjualnya langsung saat turun ke angka Rp 4.000.000. Pertimbangannya, dengan trafik menurun seperti itu, bisa jadi harganya akan lebih jatuh lagi pada malam hari. Kemudian, saat sedang berada di harga terendah, misalnya malam harinya menjadi Rp 3.800.000, maka bisa langsung Anda beli. Selanjutnya, Anda bisa menunggu besok harinya apakah harga Bitcoin akan naik atau kembali ke harga Rp 4.300.000, untuk memastikan Anda mendapat keuntungan besar.

2. Melakukan investasi jangka panjang

Jika Anda tidak memiliki waktu untuk selalu memonitor harga Bitcoin, gunakan cara dimana Anda melakukan pembelian Bitcoin setiap bulan dengan jumlah yang tetap, lalu jual sekaligus pada akhir tahun. Sejauh ini, harga Bitcoin selalu menaik setiap tahunnya sehingga Anda tidak perlu was-was jika harga sedang turun, karena harga akan naik pada nantinya. Kuncinya adalah Anda harus sabar menunggu dan tidak mengharapkan keuntungan instan.

Contohnya, jika Anda membeli Bitcoin pada tahun 2016 lalu ketika harga masih Rp 6.000.000 per Bitcoin, Anda akan mendapatkan keuntungan berlipat ganda karena pada tahun 2017 harga telah menyentuk Rp 20.000.000 per Bitcoin.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Money Selengkapnya
Lihat Money Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun