Mohon tunggu...
Ade Supriadi
Ade Supriadi Mohon Tunggu... Mahasiswa - Perkenalkan nama saya Ade supriadi, saya adalah sorang mahasiswa dari Universitas Pamulang Jurusan Akuntansi S1

Jangan pernah melihat kesalahan di masa lalu, jadi pembelajaran dan pendewasaan untuk sebuah masa lalu.

Selanjutnya

Tutup

Worklife

Penerapan Fungsi Pengawasan (Controlling) terhadap Karyawan Selama Bekerja di Rumah

26 Desember 2021   14:23 Diperbarui: 26 Desember 2021   14:39 1312
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
www.finansialku.com

Pada 2 Maret 2020 lalu, untuk pertama kalinya pemerintah mengumumkan informasi mengenai dua kasus pasien positif Covid-19 di Indonesia. 

Berbagai langkah dilakukan oleh pemerintah untuk mengantisipasi menyebarkan Covid-19, mulai dari pengawasan ketat di Bandara International dengan pengecekan suhu dan berbagai protocol yang dicanangkan pemerintah seperti penggunaan wajib masker. 

Pemerintah pun mulai melakukan impor vaksin dengan berbagai merek dari berbagai negara untuk mengurangi tingkat kematian dalam setiap kasus Covid-19. 

Salah satu langkah yang diambil pemerintah adalah dengan melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), dengan pemberlakukan PSBB ini banyak aktivitas masyarakat yang harus menyesuaikan dengan protocol yang dikeluarkan pemerintah. 

Sejak diberlakukannya PSBB sebagian besar perusahaan menerapkan bekerja dari rumah (working from home) untuk karyawannya, terutama perusahaan dan karyawan yang tidak bekerja di Industri kritikal dan dapat melakukan pekerjaan dari rumah.

Perubahan pola kerja tersebut menuntut manajemen untuk beradaptasi dengan metode pengawasan yang dilakukan terhadap karyawannya, dimana beberapa metode pengawasan mulai mengandalkan pada pemanfaatan teknologi informasi. 

Dalam manajemen serta pengawasan (controlling) adalah suatu kegiatan untuk mencocokkan kegiatan operasional (actuating) di lapangan yang sesuai dengan perencanaan (planning) yang telah ditetapkan untuk mencapai tujuan yang diinginkan dalam organisasi.

Berlanjut pada kondisi saat ini yang telah memasuki tatanan normal baru, interaksi antara karyawan pun dibatasi melalui media elektronik secara online. 

Dibalik pembatasan protocol kesehatan dalam berkerja ini, ternyata terdapat hikmah tersembunyi yang dapat diperoleh berupa nilai positif  apabila kita bijak dalam menyikapinya. Bahkan sangat mungkin akan muncul kreatifitas baru dalam rangka melaksanakan tugas yang efektif dan efisien.

Contoh kongkrit nilai positif yang dirasakan yaitu berkaitan dengan meeting yang dapat dilakukan secara online, manajemen tetap dapat melakukan pengawasan kepada bawahannya dan mendapatkan informasi yang akurat ( benar ) melalui platform yang sudah umum digunakan. Contohnya adalah Skype, Zoom dan Microsoft Teams. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Worklife Selengkapnya
Lihat Worklife Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun