Mohon tunggu...
Abdurrofi
Abdurrofi Mohon Tunggu... Ilmuwan - Penyuka Kopi dan Investasi
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Investasi gagasan untuk masa depan

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Habibie, Jokowi, dan Abdurrofi Sebagai Perajut Tenun Harmoni Indonesia Ke Asia- Afrika

13 Januari 2021   15:11 Diperbarui: 13 Januari 2021   18:44 517
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Era paling baik melawan perubahan iklim  dalam 'usia interglasial', dalam konteks ini mungkin diperbolehkan untuk menggunakannya terutama untuk menggambarkan periode berlangsung beberapa ribu hingga beberapa puluh atau bahkan ratusan ribu tahun.

SIKAP KITA EGOIS MEROBBEK PERSATUAN

Sumber gambar: deposithoto.com
Sumber gambar: deposithoto.com

Varian dasar dalam sikap + Perpecahan dapat diringkas menjadi: "Siapa yang menjalankan pertunjukan?" Pada dasarnya, kita semua egois dan kita ingin segalanya berjalan seperti yang kita bayangkan.

Tanyakan pada diri Anda saat ini: Menurut Anda, siapakah orang-orang yang menjalankan pertunjukan dan apakah mereka teman atau musuh? Sembilan puluh delapan persen dari semua penguasa dan oposisi merasa bahwa sedang terjadi perang antara mereka dan pasar suara publik untuk demokrasi.

Semua orang keluar untuk mendapatkan mereka. Posisi yang sangat paranoid ini menyebabkan ketakutan dan kerugian. Ingat pertanyaan Abdurrofi yang paling penting: "Apakah demokrasi adalah tempat yang bersahabat?" Jika menurut Anda demokrasi bukan tempat yang bersahabat, itulah keyakinan Anda.

Ini bukan kenyataan, ini hanya keyakinan Anda mengenai perpecahan. Karena kebanyakan dari kita sangat terpusat pada cara kita ingin ego bergerak, kita menetapkan ekspektasi. Ketika harapan ini tidak terpenuhi, rakyat kecewa.

Merajut  Persatuan Asia-Afrika dari Indonesia

Sumber quotes : AniesBaswedan.com
Sumber quotes : AniesBaswedan.com

Kita menggunakan logika linier kami untuk memprediksi perilaku, dan ketika perilaku itu tidak sesuai dengan prediksi kita, kita menyalahkan perilaku tersebut alih-alih pendekatan kita sebagai bangsa terhadap dunia dan abad keemasan.

 Bagaimana jika Anda datang ke demokrasi tanpa ekspektasi? Maka Anda tidak bisa kecewa. Bagaimana jika, alih-alih menginginkan apa yang Anda inginkan, Anda hanya menyerah dan memutuskan untuk INGIN APA YANG DIINGINKAN mayoritas masyarakat perpecahan? Maka tidak akan ada harapan yang mengecewakan dan tidak ada gangguan.

Bisakah ini dilakukan? Tentu saja, dan ini adalah pekerjaan yang sepi karena politisi dan elite hanya bisa melakukannya untuk diri mereka sendiri. Ingatlah bahwa demokrasi tidak selalu benar dan selalu menjadi guru yang jauh dari sempurna.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun