Mohon tunggu...
Ahmad Damanhuri
Ahmad Damanhuri Mohon Tunggu... Iman dan amal harus seiring

aktivis sosial kemasyarakatan

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Antisipasi Kenakalan Anak, Kelompok I KKN Unitas Gelar Sosialisasi bersama Anak SD

17 Juli 2019   15:49 Diperbarui: 17 Juli 2019   15:58 0 0 0 Mohon Tunggu...
Antisipasi Kenakalan Anak, Kelompok I KKN Unitas Gelar Sosialisasi bersama Anak SD
dokpri

Banyak hal yang telah dan akan dilakukan mahasiswa kelompok I Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Universitas Tamansiswa Padang di Korong Simpang Tigo, Nagari Toboh Ketek, Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman. Kelompok yang berjumlah 19 orang dari Fakultas Hukum, Ekonomi, Pertanian/Peternakan, Matematika memulai kegiatan sejak 1 Juli lalu, untuk 40 hari sesuai petunjuk pelaksanaanya.


Ketua Kelompok I KKN Unitas Padang, Haris bersama rekan-rekannya menjelaskan, di samping melakukan program yang dibawa dari kampus, pihaknya juga ikut nimbrung bersama masyarakat yang langsung dikomandoi Walinagari Toboh Ketek, Mhd. Nasir Datuak Mangkudun. "Kita ikut gotong royong nagari yang di pusatkan di Simpang Tigo seminggu yang lalu. Dan kita juga bersosialisasi di Surau Batang Kapecong atau Pondok Pesantren Darul Ikhlas dalam pelaksanaan wirid masyarakat yang diadakan seminggu sekali," katanya.


"Selasa kemarin kita menggelar kegiatan antisipasi kenakalan anak di SD bersama murid kelas V dan VI serta majelis guru," ujarnya. Menurut Haris, kenakalan anak atau remaja saat ini memang sudah tiba pada tahap memprihatinkan, apalgi para orangtua anak. Kenakalan ini tentunya bagian dari pergeseran nilai-nilai yang terus terjadi dan berkembang di tengah masyarakat.


Dampak dari kenakalan anak, katanya, adalah narkoba, judi dan perbuatan terlarang lainnya akan dengan mudahnya hinggap dalam jiwa anak itu sendiri. "Di sinilah pentingnya nilai-nilai moral dan akhlakul kharimah kita tanamkan kepada anak. Mau tidak mau, yang anak-anak SD sekarang akan menjadi pelanjut kepemimpinan yang sedang berjalan saat ini," ulas dia.


Baik itu kepemimpinan formal, seperti walinagari, walikorong, dan terus ke atasnya. Maupun kepemimpinan informal dan non formal, seperti ketua pemuda, kapalo mudo, niniak mamak, cadiak pandai dan lainnya. "Nah, para pemimpin tersebut tentu punya dasar yang kuat sejak dari usia dini. Mereka harus diberikan pemahaman yang baik-baik, sehingga menjiwai pada jiwanya," ulas Haris.

Goro kecamatan

Walinagari Toboh Ketek Mhd. Nasir Datuak Mangkudun menjelaskan, bahwa nagari yang dia pimpin dapat jatah giliran gotong royong bulanan Kecamatan Enam Lingklung. "Kegiatan kali ini kita alokasikan di Korong Labuah. Namun, seluruh mahasiswa KKN Unitas yang ada di seluruh korong yang ada di Toboh Ketek kita ikutkan membersihkan jalan utama di Labuah ini," kata dia, Rabu (17/7) kemarin.


Nasir yang didampingi Camat Enam Lingkung Datuak Rustam menyebutkan, dipilihkan pelaksanaan goro hari kerja ini, adalah menghargai hari keluarga bagi seluruh masyarakat. "Yang namanya Sabtu dan Minggu itu hari libur. Artinya, hari yang dikhususkan untuk keluarga. Makanya goro kita lakukan Rabu kedua setiap bulan," sebutnya.


"Alhamdulillah, sejak awal masuk nagari ini, seluruh mahasiswa Unitas Padang selalu berbaur bersama masyarakat," katanya. Menurutnya, momen goro nagari dan kecamatan yang telah dilakukan berdampak cukup bagus bagi keindahan nagari. Di setiap lokasi strategis selalu dibuat taman yang indah, sehingga membuat orang lalu merasa senang," ungkapnya.