Mohon tunggu...
Khrisna Pabichara
Khrisna Pabichara Mohon Tunggu... Penulis, Penyunting.

Novel terbaru: Kita, Kata, dan Cinta (Diva Press, 2019). Lakuna (Diva Press, 2021). Twitter/IG: @1bichara.

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Liverpool: Kiper Halu, Macan Ompong, dan Pecundang di Kandang

8 Februari 2021   02:29 Diperbarui: 8 Februari 2021   05:02 470 28 8 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Liverpool: Kiper Halu, Macan Ompong, dan Pecundang di Kandang
Manchester City berhasil menghancurkan Liverpool di Anfield dengan skor 1-4 (Ilustrasi: Twitter/@ManCity)

LIVERPOOL menjamu Manchester City. Duel ditaksir bakal berlangsung menarik. Si Merah juara bertahan Liga Primer Inggris, sedangkan Si Biru saat ini tengah memuncaki papan klasemen sementara.

Selaku tuan rumah, Liverpool berharap dapat memenangi laga. Tambahan tiga poin amat berarti bagi tim besutan Jurgen Klopp. Saat ini Liverpool berada di posisi keempat dengan poin 40, sementara City kokoh di puncak klasemen dengan poin 47.

Harapan itu membuncah sekalipun Liverpool bermain tanpa bek tengah. Pertahanan memang timpang, tetapi harapan tetap menggunung. Di pihak lawan, penyerang City tengah moncer. Kalaupun barisan depan tumpul, City punya barisan gelandang yang haus gol. Namun, tampaknya Liverpool bisa mengimbangi City.

Babak Pertama yang Seru

BELUM lama setelah wasit meniup peluit pertanda laga dimulai, baru tiga menit laga berjalan, Thiago Alcantara sudah menerima hukuman. Ia menekel Ilkay Gundogan. Tekel yang keras dan telat. Kartu kuning meninggalkan kantong wasit.

Setelah itu, tensi menurun. Kedua kesebelasan bermain lebih hati-hati. Tidak ada serangan berarti. Rebutan bola, penguasaan bola, mengalirkan bola ke daerah lawan. Begitu saja silih berganti. Memasuki menit ke-25, Liverpool menciptakan peluang.

Bek sayap Trent Alexander-Arnold mendapatkan bola di sisi kanan. Ia meliuk-liuk, menggocek bola, melewati dua pemain lawan, lalu melepaskan umpan silang. Sadio Mane yang berada di depan gawang melompat, menyundul bola, tetapi bola melambung di atas gawang.

Liverpool seperti mempercepat degup jantung yang sempat melambat. Empat menit kemudian, bola liar yang disapu oleh barisan pertahanan City jatuh dalam jangkauan Firmino. Penyerang tengah Liverpool itu menyambar bola dengan tendangan voli. Ederson Moraes menepis bola.

Gundogan gagal mengeksekusi penalti pada babak pertama (Foto: Mancity.com)
Gundogan gagal mengeksekusi penalti pada babak pertama (Foto: Mancity.com)

Arah angin berubah pada menit ke-36. Fabinho yang diplot sebagai bek tengah mengganjal Raheem Sterling. City mendapat oleh-oleh penalti. Ilkay Gundogan menjadi eksekutor. Klopp bernapas lega, Pep mendesah kecewa, sebab sepakan Gundogan melambung di atas gawang.

Babak pertama tuntas dengan skor kacamata. Sekalipun tanpa bek tengah, Liverpool sukses mengimbangi permainan City. Untung saja kesalahan Fabinho tidak berujung gol bagi lawan. Klopp mesti membenahi pertahanan yang grasa-grusu acapkali menahan serangan City.

Babak Kedua yang Hujan Gol

JUAL beli serangan kembali terjadi tatkala babak kedua dimulai. Kedua tim seperti tidak mau membuang-buang waktu. Namun, Dewi Fortuna tampak mulai menjauhi Liverpool. Memasuki menit ke-49, kubu tamu berhasil unggul lewat gol yang dicetak oleh Gundogan.

Karakter tim asuhan Pep jelas terlihat pada awal babak kedua. Bermain dengan satu-dua sentuhan, pelan-pelan menyerbu pertahanan lawan, dan ancam kiper. Bola liar di area penalti Si Merah dapat disempurnakan menjadi gol oleh Gundogan. Gol penebus dosa setelah gagal saat mengambil penalti di babak pertama.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x