Tawuran di Kompasiana, Ada Korban Juga!

25 September 2012 22:38:02 Dibaca :

Tawuran ternyata bukan hanya konsumsi siswa sekolah atau mahasiswa,
di blog Kompasiana ini pun, terjadi tawuran, bahkan terjadi "pembunuhan"
antar kompasianer, meminjam istilah tulisan Auda Zaschkya yang sedang
trending dan bikin jebol dashboardku :D

Walau tanpa membawa senjata tajam, pentungan atau rantai yang dikasih
gir motor, tawuran ala Kompasiana juga nggak kalah seru dengan tawuran
ala siswa atau mahasiswa yang bisa terjadi dimana saja, di sekolah, kampus
atau jalan raya. Serangan bisa dilakukan lewat komentar, atau menulis tandingan,
kalau perlu lapor admin agar tulisan lawan dihapus, bahkan membanned penulis
Dengan modal mengetik di keyboard, korban bisa saja terjadi, dari yang sakit hati,
ngamuk-ngamuk di kolom komentar, hingga mogok menulis lagi

Pemicu tawuran di Kompasiana kadang juga hal-hal yang sepele, dari olok-olokan
di kolom komentar, mencatut nama penulis untuk humor parno, hingga yang serius
seperti ketersinggungan masalah agama atau keyakinan. Kalau sudah terjadi seperti
ini bakal ada kubu-kubuan, solidaritas antar teman atau malah jadi provokator biar
tawuran makin seru dan berkepanjangan.

Mungkin sudah takdir-Nya masyarakat Indonesia suka tawuran, dari antar siswa,
mahasiwa, antar suku, antar kampung, antar kesatuan polisi atau tentara, antar
politisi, antar artis hingga antar kompasianer. Bagaimana agar tawuran tak terjadi
lagi khususnya di Kompasiana? Entahlah saya tidak tahu jawabnya, karena saya
kadang juga bagian dari yang ikut tawuran :P
Monggo bagi-bagi resep anti tawuran! Piss...

Dammam, 26/09/2012

Teguh Suprayogi

/www.warungaqiqah.com

TERVERIFIKASI (BIRU)

Massage Therapist, Reflexologist and 'Tukang Kerokan'...
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?