Mohon tunggu...
Ina Tanaya
Ina Tanaya Mohon Tunggu... Penulis - Ex Banker

Blogger, Lifestyle Blogger https://www.inatanaya.com/

Selanjutnya

Tutup

Inovasi Pilihan

Bioenergi Sumber Energi Alternatif yang Mendunia

14 Desember 2015   13:43 Diperbarui: 17 Desember 2015   16:36 1254
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

[caption caption="Bioenergy Sumber foto: www.tvrinews.com"][/caption]Sumber energi gas dan bumi yang dimiliki Indonesia saat ini adalah sumber energi yang sifatnya tidak ekonomis, tidak renewable (tidak dapat diperbaharui). Tidak ekonomis karena harus melakukan explorasi untuk mendapatkan sumber energi mentah (crude oil) dan mengolahnya menjadi bahan bakar seperti bensin, gas dengan biaya yang besar sekali karena Pertamina sedang dalam proses perogram peningkatan kaapsitas kilang baru karena dimasa lalu sulit diwujudkan. sendiri. Tidak renewable karena semua bahan energi yang dari fosil itu setelah digali dan digunakan oleh kita, tidak mungkin diperbaharui lagi, sekali pakai habis tanpa pembaharuan.


Jika kita hanya mengharapkan dari kekayaan sumber energi kita hanya dari minyak bumi , bensin, maka sumber mineral gas buminya itu akan habis hanya dalam yang telah ditentukan. Ini disebabkan karena hasil explorasi dan kebutuhannya tidak lagi memadai. Kebutuhan minyak bumi di dalam negeri saat ini mencapai 23 Juta kL bensin . Sedangkan kita hanya dapat memasok minyak bumi sebesar 16 kl bensin. Apalagi kebutuhan masyarakat terhadap bensin ini terus meningkat 10% tiap tahun.

Explorasi dari minyak bumi ini jika dilakukan secara terus menerus, maka cadangan minyak bumi kita akan habis hanya dalam waktu 15 tahun. Akibatnya, Pemerintah kewalahan memenuhi kebutuhan bensin dalam negeri. Selain itu, semakin menipisnya persediaan bahan bakar fosil dan emisi karbon juga menjadi salah satu pendorong utama.

[caption caption="Renewable and Non-Renewable Energy, sumber foto: www.teknorama.com"]

[/caption]

Tantangan dan terobosan perlu dipertimbangkan dan dipikirkan oleh Pertamina selaku pengelola minyak dan gas bumi. Khususnya pada saat Pertamina merayakan ulangtahun yang ke-58, diharapkan adanya penggagas dan penemu dari energi alternatif yang dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan sumber energi alternatif.


Salah satu dari gagasan itu adalah bioenergi. Bioenergi merupakan energi alternatif yang berasal dari sumber-sumber biologis. Keunggulan pemanfaatan bioenergi ini adalah meningkatkan kualitas lingkungan, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, serta mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.

Pengembangan bioenergi pada saat ini sudah mencapai kepada generasi yang keempat. Pada generasi yang pertama, bioenergi dianggap sebagai pesaing dari pengembangan pakan dan pangan. Kompetisi yang kurang etis itu menghasilkan vegetable oil, biodiesel, bio-alcohol, biogas, solid biofuel, dan syngas.

Pada generasi kedua digunakan atau dimanfaatkan bahan diluar pangan dan pakan. Bahan-bahan yang digunakan seperti limbah, cellulose dan tanaman yang didedikasikan untuk pengembangan energi (dedicated energy crops), yang mengubah biomass menjadi liquid technology.


Pada generasi ketiga pengembangan biofuel adalah oligae yang berasal dari algae.

Pada generasi keempat inilah pengembangan ethanol.
Ethanol (yang juga disebut etil alkohol atau alkohol gandum, dan disingkat EtOH) adalah alternatif bahan bakar berbasis alkohol yang dicampur dengan bensin untuk menghasilkan bahan bakar dengan oktan lebih tinggi dan emisi berbahaya lebih sedikit daripada bensin yang tidak dicampur

Etanol dibuat dari biji-bijian atau tanaman lain

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Inovasi Selengkapnya
Lihat Inovasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun