Mohon tunggu...
Septian Ananggadipa
Septian Ananggadipa Mohon Tunggu... Auditor - So let man observed from what he created

Pejalan kaki (septianangga7@gmail.com)

Selanjutnya

Tutup

Money Pilihan

Ekonomi dan Kekayaan yang Merusak

8 Mei 2019   09:52 Diperbarui: 8 Juni 2021   16:34 257
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
sumber gambar: wallpapercave.com

Terlepas dari berbagai fakta dan isu kriminalitas dibalik sakitnya Bank Century, pemerintah membuat keputusan cepat untuk mengucurkan dana triliunan rupiah untuk menyelamatkan Bank Century, dan mencegah semakin parahnya dampak krisis ekonomi di Indonesia.

Economic is very dangerous science


- John Maynard Keynes

Kekayaan yang Merusak

Dari kisah diatas, kita belajar... bahwa ekonomi dapat memiliki daya rusak yang sangat besar. Semakin banyak orang yang kaya secara finansial, seharusnya kehidupan manusia makin sejahtera bukan?. 

Realitanya tidak seindah itu, semakin banyak orang-orang kaya maka manusia akan terus berlomba-lomba untuk menjadi lebih kaya. Titik kepuasan atas kekayaan adalah sebuah keniscayaan dalam dunia ekonomi.

Bukankah dengan kekayaan kita bisa hidup lebih makmur?

Jika patokannya adalah untuk hidup, maka biaya hidup sebenarnya tidak mahal bukan. 

Manusia di tahun 2019 dan manusia di zaman batu sama-sama masih butuh makan dan minum untuk hidup. 

Jadi suka atau tidak, yang membuat biaya hidup ini tinggi adalah biaya untuk mencari kepuasan hidup. Dan pencarian kepuasan hidup adalah pintu masuk keinginan manusia untuk menjadi kaya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Money Selengkapnya
Lihat Money Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun