Ancol Taman Impian, Tempat Wisata Tercinta!

24 November 2011 13:27:19 Dibaca :

Kawan-kawan.

Banyak tempat wisata yang sudah aku kunjungi.

Tetapi ternyata hanya Ancol Taman Impian yang selalu lekat di hati.

Bagaimana tidak…

Jika aku ke satu tempat wisata, biasanya aku hanya capek-capek datang kesana, dengan memakan banyak waktu dan biaya, lalu sesampainya disana, hanya menikmati satu jenis tujuan wisata saja.

Sebagai contoh, jika aku pergi ke kebun binatang, maka yang ada hanyalah menyaksikan hewan-hewan yang ada saja. Atau jika aku pergi kesuatu lokasi pantai, maka yang aku saksikan hanyalah pemandangan pantai semata. Tidak ada yang lain.

Aku jadi capek…, Jenuh… dan Bosan…

Berbeda dengan Ancol Taman Impian.

Aku yang senang dengan banyak hal, merasa sangat terhibur saat mengunjungi Ancol Taman Impian.

Letak Ancol Taman Impian yang masih di dalam kota Jakarta, bisa ditempuh dengan mobil melalui akses tol dalam kota.

Jika mau naik Taksi juga tidak terlalu mahal. Apalagi sekarang ada jalur Busway yang langsung bisa mencapai lokasi Ancol Taman Impian. Tidak perlu capek, tidak perlu lama, dan tidak perlu mahal untuk mencapai Ancol Taman Impian.

Saat aku ingin bermain-main, aku bisa langsung menuju Dunia Fantasi, yang nama gaulnya adalah DUFAN.

Disana bagai istana permainan bagi-ku. Aku bagaikan hidup ditengah dunia dongeng, dimana hidup hanyalah untuk bermain.

Aneka wahana permainan bisa ditemui di DUFAN, seperti Tornado, dimana aku bisa merasakan sensasi ketinggian, sambil merasakan bagaimana tubuh diputar berkali-kali dengan kecepatan tinggi.

Ngeri?…, justru mengasyikkan.

Nikmati bagaimana rasanya berteriak sekencang-kencangnya diatas ketinggian Tornado. Emosi yang terpendam bagaikan hilang, terbang, yang ada hanyalah sensasi kegembiraan.

Masih kurang…

Tenang…, coba naik Kora-kora di DUFAN.

Kora-kora yang bentuknya seperti perahu besar, akan mengayunkan tubuhku hingga posisi hampir 90 derajat, membuat tubuhku seakan hampir tegak lurus dengan tanah.

Degupan kencang jantung akan memompa adrenalin, dan menaikkan semangat petualanganku.

Masih ingin yang lebih bisa memacu Adrenalin?.

Kawan-kawan bisa mencoba wahana permainan Halilintar.

Di wahana ini, aku menaiki satu dari enam gerbong kereta. Kereta ini akan berjalan dengan kecepatan tinggi, lalu pada suatu titik tertentu, akan menikung dengan cepat dan berputar dengan posisi menghadap ke tanah. Luar biasa kan?.

Masih kurang juga?.

Tenang…, masih ada wahana permainan Kicir-kicir yang akan mengangkat kursi yang kita duduki, lalu memutarnya, dan membolak-balik tubuh kita.

Bagi yang kurang suka permainan yang “terlalu keras”, bisa memilih wahana Teater Simulator Turbo Tour yang kursinya dapat bergerak-gerak sesuai dengan gerakan film yang sedang kita tonton. Dengan demikian kita bisa merasa menyatu dengan tontonan tersebut.

Masih kurang heboh?…

Berarti kawan-kawan harus coba wahana berikut ini,

Arung Jeram. Dimana kita akan ditempatkan di dalam satu perahu yang berbentuk lingkaran, dan melalui jeram di sungai dengan aliran yang deras dan dikelilingi batu-batuan.

Rasakanlah bagaimana perahu yang kita tumpangi akan berputar, dan aliran air yang deras akan menerpa tubuh kita. Dan…siap-siaplah untuk menjadi basah.

Ingin tetap basah?...

Coba lagi wahana permainan Niagara, dimana kawan-kawan akan menaiki sebuah perahu yang berbentuk sebongkah kayu.

Perahu ini akan menuju gua kaum Indian, lalu dalam perjalanannya, perahu akan naik setinggi 30 meter, dan terhempas serta menyemburkan air yang akan membasahi sekujur tubuh kawan-kawan.

Untuk wahana Arung Jeram dan Niagara ini, aku sarankan agar kawan-kawan jangan lupa membawa baju ganti, daripada nanti ada yang tanya, “memangnya kecemplung dimana, mbak?”. He..he.he.

Aku yakin bahwa ada juga kawan-kawan yang ingin mencoba wahana yang “slow-slow” saja, maksudnya tidak perlu membuat tegang gitu.

Biasanya disaat aku ingin santai, aku akan mengunjungi wahana Istana Boneka.

Di Istana Boneka, aku bisa “bermain” bersama ratusan boneka yang merupakan robot-robot, dimana mereka mengenakan pakaian khas dari berbagai daerah baik di dalam atau luar negeri, sambil menyanyikan lagu dari daerah atau negara mereka masing-masing.

Seperti orang betulan aja ya…

Pernah membayangkan bisa terbang layaknya Suparman…eh, Superman. Itu loh…, superhero yang kalau memakai celana dalam tapi pakainya di luar…

Nah…, kalau mau coba terbang, kawan-kawan bisa mencoba wahana Gajah Bleduk atau Burung Tempur. Dengan wahana tersebut, kawan-kawan dapat “terbang” sambil berputar-putar hingga ketinggian 15 meter.

Atau, pernah ingat komidi putar?.

Di Dufan ada juga loh permainan seperti komidi putar, yang disebut denganTurangga-rangga yang bisa naik turun dengan menunggang kuda.

Kalau mau yang lucu, kawan-kawan bisa menyaksikan Balada Kera, sebuah pertunjukan operet yang dimainkan oleh robot-robot kera yang bisa menyanyikan lagu-lagu daerah Nusantara. Bagaimana tidak lucu, monyet kok bisa nyanyi…, ya cuma ada di Balada Kera Ancol Taman Impian.

Dan bagi yang senang dengan pemandangan, bisa menaiki wahana kincir raksasa Bianglala, yang memiliki ketinggian hingga 33 meter.

Melalui wahana Bianglala ini, kawan-kawan bisa melihat wahana dan bangunan-bangunan serta pemandangan disekitar Dunia Fantasi. Selain itu juga bisa melepas pandangan ke Laut Jawa.

Yang paling aku sukai adalah menaiki Bianglala di malam hari, dimana aku bisa melihat kerlap-kerlip lampu Kota Jakarta, atau lampu kapal yang sedang berlabuh di lepas pantai.

Hampir sama dengan Singapore Flyer (Kincir raksasa Singapura) khan?. Jadi buat apa jauh-jauh ke Singapura hanya sekedar untuk naik kincir raksasa, toh di Dunia Fantasi juga ada kok.

Bagi yang suka penasaran, DUFAN juga menyediakan Wahana Lorong Sesat, yang merupakan bangunan berdinding kaca cermin, sehingga menantang kekuatan fikiran kita untuk dapat menemukan jalan keluar dari lorong tersebut.

Jika masih kurang menantang, kawan-kawan juga bisa menemukan sensasi dari Rango-rango, yang merupakan Rumah yang dirancang miring, sehingga menimbulkan sensasi yang berbeda.

Dan tentunya ada wahana ketangkasan lainnya, seperti Sepeda Air, berjalan didalam bola diatas air, serta berbagai permainan ketangkasan lainnya.

DUFAN juga kerap menyediakan atraksi menarik lainnya bagi kawan-kawan, seperti berbagai atraksi yang biasa di gelar di Hall Rama Shinta, atau Street Dance, atau atraksi-atraksi di Panggung Maxima.

Sebagai dokumentasi, kita juga bisa berfoto-foto di bangunan unik yang ada di areal Dunia Fantasi.

Pokoknya jangan takut bosan deh.

DUFAN yang luasnya mencapai 9,5 hektar, akan memuaskan dahaga kita akan hiburan yang menyenangkan.

Jujur saja ya…

Aku sangat cinta pada Ancol Taman Impian karena salah satunya ada banyak sekali permainan yang bisa aku mainkan di DUFAN. Dan aku Cuma perlu membeli satu tiket terusan untuk kemudian main sepuasnya di DUFAN.

Semuanya bisa aku dapat di Jakarta, Ibu kota Indonesia. Tanpa harus pergi jauh-jauh keluar negeri, menghabiskan banyak uang, banyak waktu, dan hanya meramaikan dan menguntungkan Negara orang lain saja.

Nah…, ada yang lucu nih kawan-kawan.

Ada satu wahana di Ancol Taman Impian yang juga sangat berkesan bagiku, yaitu Gelanggang Samudra Ancol.

Kenapa berkesan?. Karena pertama kali aku mengenal Ancol Taman Impian adalah dengan berkunjung ke Gelanggang Samudra Ancol waktu aku masih di Taman Kanak-Kanak.

Jamannya masih “Cupu” (masih Culun/norak maksudnya) gitu loh.

Tapi harus aku akui, dari Gelanggang Samudra Ancol itulah aku jadi tahu banyak tentang Dunia Binatang.

Padahal sebelumnya, hewan yang aku tahu ya Cuma kucing atau ayam goreng (eh…ayam goreng bukan hewan lagi ya?).

Dan di Gelanggang Samudra Ancol-lah aku jadi lebih memahami mengenai mamalia laut seperti lumba-lumba, paus, singa laut, dan binatang laut lainnya. Dan ternyata Gelanggang Samudra Ancol juga merupakan sarana konservasi satwa laut.

Di Gelanggang Samudra Ancol terdapat berbagai wahana pertunjukkan, yaitu wahana pertunjukan Aneka Satwa, wahana pertunjukan Singa Laut, wahana pertunjukan Lumba-Lumba dan Paus Putih, serta wahana Sinema 4D (empat Dimensi) atau 4D Theatre.

Jadi tidak rugi bagi kawan-kawan untuk mempelajari tentang dunia satwa dengan mendatangi Gelanggang Samudra Ancol, seperti aku ini (Narsis banget ya…).

Walaupun sarat dengan nilai pendidikan, bukan berarti pertunjukan ini menjadi ajang teori membosankan.

Kawan-kawan akan disuguhi dengan pentas beraneka macam satwa.

Pertunjukan akan diawali dengan aksi dari 2 ekor berang-berang. Mereka akan beraksi dengan berjalan di atas lingkaran yang menyerupai roda, naik sepeda, berjualan bakso dan bermain basket. Cute banget deh!.

Lalu akan tampil beruang madu yang beraksi dengan berputar, menangkap hulahup, mengendarai mobil dan berolahraga.

Lalu akan hadir kuda nil dengan tembang/lagu jawa.

Pertunjukan kemudian akan dilanjutkan dengan Pentas Singa Laut yang menghadirkan 3 ekor singa laut yang berjalan masuk ke arena dengan mengibarkan bendera sebagai tanda pertunjukan dimulai.

Singa laut tersebut akan melakukan gerakan-gerakan menghormat, berguling, menjawab soal matematika, mengambil bola, berjalan di atas drum dan membawa boneka di atas kolam renang.

Pertunjukan juga sangat menarik dengan kelucuan narator (pembawa acara) yang mengiringi tingkah lucu para hewan tersebut.

Tidak perlu jauh-jauh ke California Amerika untuk sekedar menyaksikan Seal Show (Pertunjukan Singa Laut) kan?. Cukup ke Gelanggang Samudra Ancol aja.

Selanjutnya, akan ada pertunjukan Lumba-lumba dan Paus Putih.

Itu lho, seperti pertunjukan Dolphin Tales yang sering diadakan di Georgia Aquarium, atau Dolphin Show, Sentosa, Singapore.

Pada pertunjukan ini, Lumba-lumba dan paus Putih akan dipandu oleh tiga orang pelatih yang akan mengajak lumba-lumba meloncat di air hingga dapat menyentuh bola yang digantung tinggi.

Seorang pelatih juga akan berdiri di punggung dua ekor lumba-lumba yang akan membawanya berenang keliling kolam.

Dari pertunjukan ini pula aku jadi tahu bahwa Lumba-lumba juga pandai berhitung. Terbukti mereka bisa dengan cermat menjawab soal yang diberikan oleh penonton.

Sebagai penutup, lumba-lumba itu akan dengan nakalnya menepukkan ekor mereka keatas air, sehingga penonton di baris terdepan akan memekik kaget karena terpercik oleh air.

Ada tambahan pertunjukan yang sangat menarik, yaitu tampilnya dua ekor paus putih, yaitu Paus Beluga.

Mereka akan beraksi dengan berdansa di dalam air, serta menyanyi dengan lengkingan suaranya. Dan penonton juga bisa berinteraksi dengan kedua paus tersebut, dengan cara mencium penonton.

Kapan lagi kita bisa mencium ikan paus sebesar itu selain di Gelanggang Samudra Ancol?.

Mau yang lebih canggih, tenaang, masih ada pertunjukan 4 Dimensi, dimana dengan menggunakan kacamata 3 Dimensi, kita bisa menyaksikan sebuah film dahsyat selama kurang lebih 15 menit.

Dahsyat karena seakan-akan kita bisa menyentuh gambar yang ada didepan kita. Kursi yang kita gunakan juga bisa bergoyang-goyang, dan kita juga bisa merasakan hembusan angin dan semburan air pada adegan tertentu. Jadi benar-benar seperti terlibat di film tersebut. Dan semuanya itu bisa aku alami di Ancol Taman Impian, yang ada di Jakarta, Indonesia. Tidak harus keluar negeri lagi untuk sekedar bisa menikmati tayangan 4 Dimensi.

Ada satu area lagi di Ancol Taman Impian, yang juga menjadi favoritku, yaitu Ocean Ecopark.

Wahana ini unik, dan masih relatif baru di Ancol Taman Impian.

Menjadi favorit karena kondisi alamnya nan asri, dan wahana yang ada sangat menenangkan hati dan fikiran, sekaligus bisa berolahraga dan berinteraksi dengan berbagai jenis hewan di dalamnya (ada juga rusa dan berbagai burung lho).

Nah…lho. Wahana apa ya yang bisa sedemikian lengkapnya begitu.

Itulah kehebatannya Ancol Taman Impian. Dan menurut sepengetahuan aku, Cuma di Ancol Taman Impian yang bisa begitu.

Biar teman-teman tidak penasaran, nih aku jelasin.

Coba deh datang ke Ocean Ecopark. Begitu masuk ke dalamnya, kita akan disambut dengan deretan sepeda yang masih baru-baru dan bagus-bagus serta buatan merek terkenal.

Sewa aja salah satu sepeda itu, dan itu akan menjadi pembuka “pintu petualangan” yang sangat menyenangkan bagi kawan-kawan di Ocean Ecopark.

Berhenti sebentar di pinggiran danau, pandangi pinggiran danau tersebut, maka kawan-kawan akan melihat banyak sekali ikan mas yang mulutnya membuka dan menutup seperti menyapa dan minta makanan dari kita.

Jika ingin memberi makan ikan-ikan tersebut, Pengelola Ocean Ecopark sudah menyediakan makanan ikan yang bisa dibeli di bagian penerimaan tamu.

Duduk saja di pinggiran danau buatan tersebut. Nikmati indahnya pemandangan disana sambil memberi makan ikan-ikan mas tersebut. Dan perhatikan bahwa diseberang danau buatan itu, ada banyak burung pelikan yang bergerombol beristirahat setelah mencari ikan.

Jika penasaran dengan danau buatan tersebut, sewa saja perahu ECOBOAT dari dermaga di tepi danau yang bisa membawa kawan-kawan mengitari sekeliling danau buatan di Ocean Ecopark.

Dengan sepeda, aku menyusuri trek sepeda mengelilingi Ocean Ecopark yang dibangun diatas lahan seluas 33,6 hektar, karena dahulunya merupakan sebuah lapangan Golf.

Trek sepedanya sangat nyaman, karena memisahkan antara jalur bersepeda dengan jalur pejalan kaki atau yang melakukan lari pagi (jogging).

Jadi, jangan takut akan menabrak pejalan kaki.

Dan jalur trek sepedanya bukan seperti jalur sepeda di komplek perumahan kita lho.

Jalur sepedanya cukup panjang dan tidak monoton, tetapi juga tidak terlalu menyulitkan.

Terdapat beberapa tanjakan dan tikungan-tikungan yang cukup tajam, namun tetap aman.

Tetapi kawan-kawan jangan kaget kalau sewaktu-waktu melihat ada monyet kecil di tengah track bersepeda, karena monyet-monyet tersebut memang sengaja dilepas bebas berkeliaran di dalam kawasan Ocean Ecopark.

Santai aja, mereka tidak mengganggu kok. Malah mereka akan lari begitu melihat ada manusia yang lewat. Jadi, nggak perlu takut ya.

Usai bersepeda, istirahat saja di tepi jalan yang banyak menyediakan tempat-tempat istirahat.

Tarik nafas dalam-dalam.

Lepas pandangan ke sekeliling Ocean Ecopark yang sangat asri.

Bagaimana tidak asri, berbagai pepohonan hutan dapat ditemui disini, seperti pohon trembesi, mahoni, akasia, eucalyptus, beberapa jenis tumbuhan mangrove, serta beberapa jenis tanaman langka. Ada papan keterangannya pula.

Dan bukan cuma itu loh yang ada di Ocean Ecopark.

Kawan-kawan juga bisa main Outbond, Forrest Camping, atau main PaintBall.

Wuah…canggih banget kan Ocean Ecopark!…

Tapi itu belum semuanya. Masih ada lagi satu wahana yang pasti mampu membuat takjub kawan-kawan, yaitu….

Wahana Fantastique Multimedia Show.

Yang ini baru benar-benar canggih luar biasa. Karena memadukan pertunjukan air mancur, laser, animasi, kembang api dan gerak tari tradisonal. Apalagi yang menangani musiknya itu adalah Oom Djaduk Ferianto, so pasti poool asyiknya.

Ditambah lagi dengan kehadiran Jember Fashion Carnaval dengan kostum-kostum uniknya yang sudah mendunia, pasti tambah asyik deh acaranya.

Tetapi ada juga suatu saat dimana aku ingin benar-benar berolah raga yang “serius”, yaitu olah raga kesenanganku, renang.

"Serius"…, ya karena jika aku berenang, maka akan memakan waktu setidaknya hampir seharian, sampai puas gitu lho!.

Dan untuk itu, tempat favoritku adalah Atlantis Water Adventure (AWA) yang merupakan suatu wahana baru dari pengembangan gelanggang renang Ancol yang terdahulu.

Rasakan kedahsyatan kolam ombak, spiral luncur, dan kolam arus, kesemuanya akan membuat acara renang kita menjadi tidak terlupakan.

Bagaimana tidak terlupakan, di kolam ombak kawan-kawan bisa merasakan deburan ombak selayaknya kita berenang di pantai.

Ombak buatan tersebut, dihasilkan oleh gerakan dua turbin raksasa yang ada di bagian belakang kolam. Dan kedahsyatan ombaknya, tidak kalah seru dibandingkan dengan ombak asli di pantai.

Dan sengaja lantainya dibuat melandai, meniru dasar pantai pada umumnya.

Dan di sekitar kolam utama, dilengkapi dengan kolam arus, dimana kawan-kawan bisa menggunakan pelampung untuk bersantai diatasnya dan terbawa mengelilingi kolam tanpa harus lelah berenang. Fantastis kan?.

Ditambah lagi adanya gua buatan,yang atapnya bisa mengucurkan air, dan pada bagian dasarnya, bisa mengeluarkan gelembung-gelembung air. Tambah seru khan?.

Nah, bagi kawan-kawan yang mau “lebih serius” berenangnya, terdapat kolam renang lengkap beserta papan loncatnya.

Jujur saja, kalau aku sih, senangnya yang fun…fun and fun.

Salah satu yang aku suka, adalah tiga buah papan luncur, dengan kelokan yang meliuk-liuk, dan berakhir pada sebuah kolam.

Bagi kawan-kawan yang mengajak adik kecil, ajak saja ke kolam bola, atau yang sering disebut dengan Rainbow Balls. Tetapi, aku sering juga sih “nyebur” di kolam ini. Jadi ingat masa kecil dulu gitu lho.

Terapat banyak sekali bola warna-warni berbagai ukuran yang menutup penuh seluruh permukaan kolam dangkal tersebut. Dan yang seru, ada beberapa keranjang bola basket yang mengitarinya. Jadi bisa berenang sambil main basket kan.

Yang seru tuh, kalau kita ajak teman-teman kesana, dan main bola sekaligus ketawa-ketiwi, dijamin deh, tahu-tahu waktu tidak terasa berlalu sangat cepat.

Masih banyak yang menarik di Altlantis Water Adventure yang tidak bisa aku ceritakan satu persatu. Kalau mau tahu, ya cukup datang saja dan rasakan sendiri keseruannya.

Aaah…tidak habis-habis ya, membicarakan tentang Ancol Taman Impian.

Maklumlah, pasti karena Ancol Taman Impian merupakan sarana rekreasi terbesar se-Asia Tenggara, dengan aneka wahana yang seru dan menantang.

Tapi ada yang kurang rasanya jika kita panjang lebar menceritakan tentang Ancol Taman Impian tanpa kita membicarakan tentang wisata pantainya.

Saat ini Ancol Taman Impian dikenal juga dengan nama Ancol Jakarta Bay City. Wajarlah di sebut Jakarta Bay City, karena di Ancol Taman Impian, terdapat banyak pantai yang membentang sepanjang dua kilometer, dengan luas sekitar 15 hektar.

Pantai-pantai ini memiliki bagian dan nama berbeda yaitu antara lain Pantai Molek, Pantai Danau, Pantai Ria, Pantai Timur, Pantai Festival, dan yang paling baru adalah Pantai Carnaval.

Di kawasan ke arah timur, ada pantai Bende Ancol yang asal mula pendiriannya adalah untuk menandakan pergantian millennium. Dipantai ini, ada Monumen raksasa yang berdiameter 5.555 meter. Dan pelataran monument ini, biasa digunakan sebagai panggung musik yang bisa menampung sekitar 10.000 orang. Ada juga Pantai Festival yang letaknya berdekatan dengan Pantai Marina.

Di pantai Festival ini, kawan-kawan bisa bersantai dengan nyaman di tepi pantai sambil memandangi laut lepas.

Jika ingin sedikit berpetualang, kawan-kawan bisa menyewa perahu untuk berkeliling di sekitar pantai.

Dan pantai tersebut juga kerap di isi dengan acara hiburan oleh artis-artis top Ibukota.

Jika lapar, jangan khawatir, kawan-kawan bisa menemukan kios-kios penjaja makanan yang banyak bertebaran di sekitar pantai.

Selain kios penjual makanan, Ancol Taman Impian juga menyediakan banyak tempat bilas, tempat ganti pakaian, tempat penitipan barang, penyewaan pelampung dan tentunya WC, untuk segenap pengunjung pantai.

Jadi, nggak pakai repot kan?.

Ada satu lagi yang senang aku saksikan di pantai Carnaval, yaitu atraksi Stuntman Police Academy.

Tingkah polah para stuntman yang atraktif dan lucu habis, pasti selalu menjadi favoritku jika mengunjungi pantai karnaval.

Dan kalau informasi yang ini, kayaknya perlu aku jelasin untuk kawan-kawan yang mungkin dari luar kota dan ingin berkunjung ke Ancol Taman Impian.

Bagi kawan-kawan yang berasal dari luar kota, dan hendak mengunjungi Ancol Taman Impian, tidak perlu khawatir soal penginapan, karena Ancol Taman Impian juga telah menyediakan beberapa cottage, resor dan hotel berbintang.

Jangan kaget, kalau cottage dan resor yang didirikan di Ancol Taman Impian, didesain dengan gaya arsitektur yang khas yang disesuaikan dengan ciri khas rumah-rumah penduduk yang ada di Indonesia. Jadi terasa begitu exotic, gitu lho.

Dan sebagai pecinta SeaFood, eh… maksudku, sebagai pencinta alam bawah air, kawan-kawan jangan sampai ketinggalan untuk mengunjungi SEAWORLD.

Pada Fasilitas Seaworld yang luasnya tiga hektar ini, terdapat berbagai akuarium yang berisi berbagai jenis ikan, lorong Antasena (yang merupakan lorong bawah air yang bisa menyajikan pemandangan bawah air yang fantastis), perpustakaan tentang hewan bawah laut, tempat penjualan makanan, toko suvenir, dan dilengkap dengan layar sentuh (touch screen) yang bisa menyajikan berbagai informasi tentang satwa yang ada di Seaworld tersebut.

Di akuarium utama yang berukuran 36 x 24 meter, dan dalamnya hingga 6 m serta memuat 5 juta liter air asin, kita bisa menyaksikan 3.500 jenis ikan laut Indonesia.

Sedemikian besarnya akuarium utama, hingga tercatat sebagai akuarium air asin terbesar di Asia Tenggara.

Bangga kan, kita sebagai orang Indonesia ternyata memiliki Akuarium Air Asin yang terbesar se Asia Tenggara. Yang kualitasnya tidak kalah dengan akuarium yang terdapat di luar negeri, seperti di Orlando-Florida, San Diego-California, San Antonio-Texas atau di Aurora-Ohio.

Bagaimana tidak bangga, jika banyak orang harus keluar negeri hanya untuk menyaksikan Akuarium raksasa, maka kita cukup dengan mengunjungi Ancol Taman Impian.

Iiiiih, makin cinta aja nih, dengan Ancol Taman Impian. Koq aku jadi genit ya?.

Lanjuuuut….

Di area Air Tawar, terdapat banyak koleksi satwa air tawar yang bisa kawan-kawan “nikmati” (untuk dilihat aja sih, bukan untuk dimakan. He..he..he). Dan hewan-hewan tersebut antara lain ikan Piranha yang terkenal dengan kebuasannya, Ikan Arapaima Gigas yang terkenal dengan tubuhnya yang sangat besar dan berat, serta “PLTB”, atau “Pembangkit Listrik Tenaga Belut”, maaf, belut listrik maksudnya. Yaitu belut yang terkenal karena bisa melumpuhkan mangsanya dengan cara distrum.

Kawan-kawan juga bisa menikmati Lorong Antasena di Seaworld Ancol Taman Impian.

Lorong Antasena merupakan lorong bawah air sepanjang 80 meter, dengan konveyor yang memungkinkan kawan-kawan mengelilingi lorong tersebut tanpa perlu lelah berjalan.

Di sekeliling lorong tersebut, dikelilingi oleh kaca tebal bening yang membuat kita bisa menikmati pemandangan ikan-ikan yang berenang di akuarium raksasa.

Hmmmh…, disitulah hebatnya Seaworld Ancol Taman Impian yang bangga dengan Indonesia. Kawan-kawan tahu tidak, mengapa disebut lorong Antasena?.

Pengambilan nama Antasena oleh Ancol Taman Impian adalah salah satu bentuk kecintaan Ancol Taman Impian kepada budaya tradisional Indonesia.

Antasena adalah salah seorang putra dari Satria Pandawa yang bernama BIMA. Kesaktian Antasena adalah bisa menembus bumi. Dan Antasena adalah saudara dari Gatot Kaca.

Itulah mengapa aku bangga dengan Ancol Taman Impian yang mengangkat budaya Indonesia.

Selain lorong Antasena, kawan-kawan juga bisa mengunjungi Akuarium Dugong, yaitu sejenis mamalia laut yang seperti putri duyung, hanya saja ia hidup di air tawar.

Dan bagi yang suka akan dasar laut, bisa mengunjungi akuarium ekosistem laut, yang dipenuhi dengan karang-karang dan berbagai biota laut.

Aaah…tidak habis-habis ya, aku membicarakan tentang Ancol Taman Impian.

Semakin diceritakan, semakin sadar aku tentang betapa baiknya Ancol Taman Impian dalam memanjakan para pengunjungnya dengan berbagai fasilitas yang banyak tersedia disana.

Ada satu lagi tempat di Ancol Taman Impian yang sangat berkesan dihatiku, yaitu Pasar Seni.

Awalnya aku mengenal Pasar Seni secara tidak disengaja, yaitu saat aku lewat di pasar seni, dan salah seorang seniman disana menawarkan untuk melukis sketsa wajahku.

“Coba ah…, siapa tahu hasilnya bagus”, ucapku dalam hati.

Setelah selesai, ternyata sketsa wajahku tampak sangat bagus. Dan tidak hanya sketsa wajah, ternyata para seniman disana juga bisa melukis foto dan menggambar obyek-obyek lainnya dengan indah sekali.

Dari tanya sana-sini, aku mendapatkan informasi bahwa Pasar Seni juga kerap dijadikan tempat produksi berbagai benda seni, tempat pementasan, tempat pameran dan galeri penjualan benda seni.

Benda-benda seni yang dijual antara lain seperti lukisan, patung, ukir-ukiran, relief, barang kerajinan (seperti yang terbuat dari kuningan, kayu, rotan, bambu, tembikar, kulit, tanduk atau keramik).

Terdapat juga kain tenun, kain batik, serta aksesori dari batu-batuan, mutiara dan kerang. Bagi penggemar kesenian Tradisional, bisa dengan mudah mendapatkan berbagai produk ukiran Jepara, Bali, wayang golek dan berbagai jenis topeng dari berbagai daerah.

Pasar Seni Ancol Taman Impian tidak semata-mata untuk memamerkan produk seni, tetapi kerap juga digunakan sebagai ajang pameran produk lain, seperti Pameran Taman Hias, Pameran Buah, Pameran Boneka, Pameran Komponen Bangunan, dan Pameran Fotografi.

Selain itu, di tengah area Pasar Seni ini, terdapat arena terbuka yang dilengkapi dengan panggung kesenian yang kerap mementaskan aneka kesenian, dari yang klasik hingga kontemporer, tradisional maupun modern. Dan para pementas adalah berasal dari dalam dan luar negeri.

Bukankah dengan berbagai fasilitas tersebut kemudian membuktikan bahwa Pasar Seni Ancol Taman Impian tidaklah kalah dengan Art Village seperti yang ada di New Delhi-India, atau Artist Village yang ada di Detroit-Amerika, atau The Artist Village di Singapura. Dan yang terpenting, letak dari Pasar Seni adalah sangat dekat, dan bisa dijangkau dengan mudah, karena masih terletak di Jakarta.

Lalu bagaimana kalau ada kawan-kawan yang mudah lelah, padahal sangat ingin bisa melihat berbagai wahana yang ada di Ancol?.

Mudah sekali.

Kawan-kawan bisa memanfaatkan Gondola atau Kereta Gantung, yang nama kerennya adalah Sky Lift yang sudah dipersiapkan oleh Ancol Taman Impian.

Dengan kereta gantung ini, kawan-kawan bisa “menjelajahi” berbagai tempat wisata yang ada di Ancol Taman Impian melalui jalur kereta gantung sepanjang 2,4 km dari area Pantai Festival hingga area parkir.

Jangan khawatir berebutan, karena Ancol Taman Impian memiliki 37 unit kereta gantung dengan kapasitas enam orang per kereta gantung, dengan tiga stasiun pemberhentian.

Asyiik banget kan?.

Yang juga perlu teman-teman tahu tentang Ancol Taman Impian adalah bahwa Ancol Taman Impian tidak semata-mata hanya menyiapkan wahana rekreasi semata, akan tetapi juga menyediakan tempat pertemuan atau tempat penyelenggaraan pesta.

Cukup sering lho, aku diajak Papa-ku ke Ancol Taman Impian saat ada kawan papa yang menyelenggarakan pesta pernikahan atau pesta Ulang Tahun. Akan tetapi ada tempat khusus untuk itu di Ancol Taman Impian, yaitu di Hailai Executive Club, yang merupakan klub eksekutif bertaraf internasional yang dilengkapi dengan restoran dengan kapasitas 3.000 kursi, sarana olahraga dan hiburan.

Dan yang terakhir ingin aku bahas, adalah wisata kuliner, yang merupakan hobby utamaku. Apalagi kalau bukan soal makaaan…

Kalau soal makanan, nggak ada deh yang bisa ngalahin Ancol Taman Impian.

Mau makan apa aja ada. Dari makanan Fastfood, makanan tradisional, makanan Internasional, dan yang pasti Seafood.

Hampir semua jenis makanan Fastfood, ada di Ancol Taman Impian. Tapi khusus di Ancol Taman Impian, ada nilai plusnya, yaitu suasananya suasana pantai. Beda dengan di Mall yang makannya menghadap tembok. Ok banget kan?.

Mau menikmati makanan khas Bali, ada Jimbaran Resto. Mau makanan Seafood, ada restoran Bandar Djakarta yang pemandangannya juga langsung menuju pantai.

Mau masakan Internasional, ada di Segarra Resto.

Bosan makan di Resto?. Tenang, ada kafe yang asyiik buat nongkrong kita-kita, yaitu di Backstage Resto dan Le'Bridge.

Dan seabrek tempat makan lainnya di sekitar wahana-wahana yang ada di Ancol Taman Impian, dan tidak mungkin aku ceritakan satu persatu.

Nah kawan-kawan, kalau sudah sedemikian lengkapnya fasilitas yang dimiliki oleh Ancol Taman Impian, aku sudah tidak kepingin lagi tuh untuk mencoba wisata lain yang digembar-gemborkan oleh kawan-kawan yang pernah keluar negeri.

Karena ternyata, yang ada di luar negeri, sudah ada semuanya di Ancol Taman Impian.

Mungkin masih banyak kawan-kawan yang belum tahu tentang betapa nikmatnya berwisata di Ancol Taman Impian. Tak kenal maka tak sayang!.

Semoga dengan tulisan ini, kawan-kawan jadi lebih mengenal tentang Ancol Taman Impian yang tidak kalah dengan tempat wisata lainnya di luar negeri.

Selain fasilitasnya yang tidak kalah dengan tempat wisata lain di luar negeri, Ancol Taman Impian punya satu nilai plus, yaitu seluruh wahana yang aku ceritakan tadi, ada pada satu lokasi, yaitu di Ancol Taman Impian yang letaknya di dalam Ibu Kota Jakarta.

Bandingkan dengan berbagai tempat wisata lain di luar negeri, dimana hanya ada satu jenis wahana wisata dalam satu lokasi. Sementara Ancol Taman Impian adalah tempat wisata yang terpadu. Sekali masuk ke gerbang Ancol Taman Impian, maka berbagai wahana yang menawarkan berjuta sensasi dan impian, telah menanti.

Karenanya tidaklah berlebihan jika aku mengatakan bahwa aku sangat bangga dengan Ancol Taman Impian.

Dan aku sangat mencintai Ancol Taman Impian, sebagaimana aku sangat mencintai Indonesia.

Rifka Novia

link Twitter:

https://twitter.com/#!/rifka_novia/status/139697509823025152

link Facebook:

http://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=231074026958148&id=100003150071702

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?