HIGHLIGHT

Minak Jinggo Pahlawan Banyuwangi "Sebuah Dongengkah"?

11 April 2012 19:37:20 Dibaca :
Minak Jinggo Pahlawan Banyuwangi "Sebuah Dongengkah"?
-

Bagi masyarakat Jawa yang terpengaruh oleh kerajaan Mataram, maka Minakjingga merupakan sosok pemberontok dan perongrong kedaulatan Majapahit. Ia digambarkan sebagai sosok yang culas, serakah, dan tidak tahu diri. Secara fisik Minakjingga digambarkan sebagai orang yang berkepala anjing, perut buncit, dan menggunakan klinthing di kaki. Semua penggambaran tersebut merupakan penghinaan terhadap sosok Minakjingga. Penggambaran sosok minakjingga semacam itu tereprensentasikan dalam pemakaian bahasa Jawa.

Masyarakat Banyuwangi (Using) dalam memandang sosok Minakjingga merupakan seorang pahlawan. Bagi mereka Minakjingga adalah raja yang dihormati, dijunjung tinggi, dan merupakan lambang dari kedaulatan Blambangan. Penggambaran sosok Minakjingga semacam ini tercermin dalam pemakaian bahasa Using. Pertunjukan Janger yang menggunakan bahasa Using sebagai bahasa pengantar untuk adegan kerajaan Blambangan menganggap Minakjingga sebagai pahlawan mereka. Hal ini biasanya dilakukan oleh kelompok Janger yang pemainnya orang Using itu sendiri.

Sungguh Ironis Kebudayaan dijadikan image kejahatan karena Minak Jinggo tidak mengakui kerajaan Mataram sebagai penguasa wilayah kerajaan Blambangan. Kita ketahui bahwa kerajaan Blambangan sangat kuat dan belum pernah di jajah oleh Majapahit. Sedangkan kita tahu kerajaan Majapahit mengusai sampai ke benua Afrika. Bahkan dalam Catatan sejarah Kerajaan Blambangan Majapahit mengklaim bahwa kerajaaan Blambangan wilayahnya. Betulkah...sampai saat ini belum ditemukan peninggalan cerita yang utuh dari kerajaan Blambangan...yang ada hanyalah Versi Sejarah kerajaan Majapahit.

Priya Purnama

/priya.purnama

Tuhan yang bisa menindas dan mengkafirkan manusia. Bukan manusia!
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?