HIGHLIGHT

Terkaget-kaget Menerima Komentar Kasar dari Kompasioner

13 Juli 2012 17:02:48 Dibaca :

Tak terasa sudah lebih dari dua tahun saya bergabung dalam  Kompasiana.  Entah karena sudah uzur, entah karena malas, maka di kompasiana ini saya hanya sekedar menulis curahan hati saya.  Jangan suruh saya untuk memasukkan gambar apalagi musik, saya benar-benar tidak bisa.  Saya juga tidak bisa memanfaatkan fungsi-fungsi seperti Ruang baca, Koleksi, dll.

Ada lagi yang saya tidak bisa dan tak terbiasa saya lakukan, yaitu menerima atau memberi  komentar negatif dan keras. Celakanya lagi selalu ada saja komentar negatif dan keras yang bisa saya jumpai.  Komentar keras biasanya datang dari kompasioner yang belum atau tidak menjadi teman saya dan biasanya mereka adalah kompasioner pembaca, artinya kompasioner yang tidak pernah menulis, hanya membaca dan mengomentari.

Kompasioner jenis ini nampaknya paling jago berkomentar apalagi jika tulisan yang dibacanya tidak sesuai dengan keinginan atau pendapat mereka.  Adakalanya mereka menggunakan bahasa yang sangat kasar dalam menyampaikan komentar.

Jadi, walaupun berulangkali dikomentari dengan kasar, namun saya masih saja terkaget-kaget setiap kali menerimanya.  Ada rasa khawatir dan takut saat membaca komentar-komentar seperti itu walaupun saya tahu bahwa komentar-komentar negatif seperti itu mungkin diperlukan agar saya bisa menulis dengan lebih baik lagi sehingga bisa menjadi kompasioner yang baik dengan terus berkarya. Salam.

Prima Marsudi

/primamarsudi

TERVERIFIKASI (HIJAU)

Wanita yang ingin jadi diri sendiri tetapi tidak bisa karena harus memikirkan orang-orang yang disayanginya.
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?