Humaniora

Semangat Untuk Kembali Semangat Lagi

25 Juli 2017   14:50 Diperbarui: 25 Juli 2017   14:56 127 2 0

Aku pernah berada pada fase dimana semangatku berapi-api, aku melakukan berbagai hal yang berarti dalam hidupku. Semua jadwal sudah di atur sedemikian rupa. Beberapa waktu berlalu aku melakukan semua kegiatan yang sudah dijadwalkan. Lalu karena terlalu semangat, aku lupa bahwa selain memiliki semangat, manusia juga mempunyai sifat bosan dan jenuh. Sesuatu yang berlebihan memang tidak baik. Pelan-pelan satu persatu kegiatan mulai terabaikan. Aku merasa sangat malas, jenuh dengan semua rutinitas yang itu-itu saja rasanya. Lalu kuabaikan semua yang tertulis pada jadwal yang telah ku buat.

Beberapa bulan setelah itu, aku mulai mencari lagi. Ternyata aku telah jauh tertinggal dari resolusi yang telah ku buat di awal tahun. Alasan utamanya adalah jenuh dan bosan -- hal yang wajar. Namun aku terlena dengan kebosanan itu. Aku kembali ke zona nyaman. Menyadari itu, aku kembali menyusun jadwal baru, dengan kegiatan yang sedang padat-padatnya.  Aku kembali menyemangati diri agar tidak terlena dengan zona nyaman yang memanggil manggil untuk diikuti.

Hal penting yang dapat saya pelajari dari pengalaman ini :

  1. Sesuatu yang berlebihan itu tidak baik
  2. Susun jadwal sesuai dengan kemampuan kita
  3. Jangan ikuti zona nyaman
  4. Semangat harus dibarengi dengan doa

Okey, semangat untuk kembali semangat lagi :)


Liria lase

Pasar Usang,

25 Juli 2017