Mohon tunggu...
Latifah Maurinta
Latifah Maurinta Mohon Tunggu... Novelis - Penulis Novel

Nominee best fiction Kompasiana Awards 2019. 9 September 1997. Novel, modeling, music, medical, and psychology. Penyuka green tea dan white lily. Contact: l.maurinta.wigati@gmail.com Twitter: @Maurinta

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

[Cerita Anak] Aku Ingin Merayakan Imlek bersama Ayah

13 Januari 2020   06:00 Diperbarui: 24 Januari 2020   20:28 410
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Sejurus kemudian, Jose menarik tangan Silvi. Gadis kecil berambut panjang itu menurut saja saat Jose membawanya ke taman. Ia sedikit heran karena Jose mampir sebentar ke mejanya untuk membawa tas.

"Jose, mau kemana?" tanya Keisya dari seberang ruangan.

"Ke taman. Cuma sebentar." Balas Jose singkat.

Diam-diam Silvi melirik tas di tangan Jose. Kalau hanya sebentar, untuk apa Jose membawa tasnya?

Tiba di taman, Jose mendudukkan Silvi di bangku semen. Ia sendiri bersila di rumput. Tas ransel hitam itu ia buka. Sejenak mengaduk-aduk isinya, Jose mengeluarkan piano digital. Silvi terbelalak melihat benda itu.

"Kamu sering bawa piano ke sekolah?" tanyanya.

"Tiap hari. Aku biasa main piano di sini. Kalau ada yang sedih, aku juga main piano buat menghiburnya." Jose menyahut ceria.

Silvi kagum mendengarnya. Dua detik kemudian, Jose mulai bermain piano. Suara lembutnya melantunkan sebuah lagu.

Hatiku sedih

Hatiku gundah

Tak ingin pergi berpisah

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun