FootNote (Lena Maria)

26 September 2011 06:38:54 Dibaca :
FootNote (Lena Maria)

Membaca buku catatan kaki karya Lena Maria, gadis yang Berasal dari Negara Swedia ini, membuat saya takjub, terpaku, tertampar dan tertohok. Bagaimana tidak, gadis yang dilahirkan dengan kecacatan tubuh akut, dengan tidak memiliki tangan dansalah satu kakinya tidak bertumbuh dengan sempurna. Mampu mengguncang dunia dengan segala prestasi yang diukirnya, dan mampu melebihi kualitas yang mampu di berikan bahkan oleh manusia normal sekalipun.

Lihat saja betapa banyak keahlian yang dia miliki dan bisa dibanggakan :

1.       Mampu berenang dengan spesialisai gaya kupu - kupu.

2.       Mampu bernyanyi dengan baik

3.       Mampu mengurus diri sendiri tanpa bantuan orang lain

4.       Mampu menjahit dan menyulam

5.       Mampu bermain organ

6.       Mampu mengendarai mobil

7.       Dan kedepannya lena maria sedang meperlajari hal - hal baru lain (salah satunya adalah melukis).

Untuk manusia normal umumnya hal yang disebutkan diatas tidak menjadi sebuah masalah dan tidak ada kesulitan tersendiri, tapi tidak untuk seseorang yang tidak mempunyai lengan dan  memiliki kaki yang tidak sempurna. Untuk dapat beraktifitas normal saja memiliki sebuah kesulitan bagi lena, apalagi sampai dapat mengukir prestasi. Luar biasa. Dan tidak tanggung, sudah banyak medali Emas yang berhasil di raihnya dalam olimpade untuk orang - orang cacat.  Dan sudah jenuh dengan dunia olahraga, lena maria pun beralih ke dunia lain yang belum di sentuhnya, yaitu belajar music dan bernyanyi.

Lena Maria Kecil yang dilahirkan dengan segala kekuranganya tidak serta merta membuat orang tuanya mengurangi cintanya akan Lena Maria. Dengan kasih sayang yang luar biasa, orang tuanya yakin dan pasti lena akan menjadi orang yang berguna. Ibundanya yang memiliki latarbelakang fisioterapi mampu mendidik lena untuk bisa hidup mandiri dan ayahnya yang merupakan petugas kepolisian juga turut serta mengajarkan kedisiplinan.  Bahkan saudaranya pun turut memberikan semangat, dan peran keluarga kecil ini juga didukung oleh lingkungannya yang tidak memperlakukan Lena Maria sebagai orang yang memiliki kecacatan. Bahkan guru organnya pun melatih diri lena seakan - akan lena adalah orang yang normal.

Memang untuk menjadi seperti Lena saat ini adalah sebuah perjalanan panjang, dan mungkin satu buku ini saja masih terasa kurang. Karena belum detail menceritakan seluruh perjalanan hidupnya. Hanya garis besarnya saja.

Dilahirkan dari latar belakang Kristiani (tetapi bukan dari Katolik aaupun Protestan), membuat lena memiliki latar belakang kemampuan untuk bernyanyi, terakhir kemampuan inilah yang membawa dirinya dapat berkeliling jepang. Sekaligus menceritakan sejarah hidupnya, menceritakan kisah suksesnya, masyarakat jepang kagum sekaligus ingin tahu mengapa ia bisa sampai di titik keberhasilan ini. Dan sedikit banyak kehadiran Lena Maria di Jepang merubah cara pandang masyarakat jepang memandang orang cacat sebagai warga Negara kelas 2, dan anak cacat di anggap sebagai aib dalam sebuah keluarga.

Uniknya lagi, diakhir buku Foot Note yang saya baca tentangnya. Lena maria menikah dengan salah satu sahabat karibnya. Happy ending juga akhirnya, meskipun saya belum mendengar lagi kabar tentangnya.

Dan cerita dari Lena maria ini membuat kita (khsususnya saya) yang merupakan manusia normal, menjadi malu diri, dengan segala kenormalan yang saya milliki, tetap saja saya berlaku manja, sering berkeluh kesah dengan situasi yang di hadapi, seolah - olah Tuhan itu tidak perduli. Memandang sebuah masalah sebagai sebuah hambatan.

Dengan segala kenormalan saya, tetap saja saya meminta fasilitas lebih untuk dapat dilayani, lebih di mengerti dan lebih untuk hal - hal lainnya. Dari Lena Maria saya bisa menarik kesimpulan bahwa Lena Maria saja mampu untuk terjatuh berulang - ulang dan terus bangkit, di tertawakan tapi tidak mentertawakan, tetap berfikir positif, bahkan ketika keadaan berubah menjadi negative. Dan tetap melibatkan Tuhan di segala tindakannya dan di segala suasana, pasrah dan tenang bahwa Tuhan tetap menemani dan pasti memberikan yang terbaik.

Untuk bisa mengenal lena Maria bisa kita lihat di www.lenamaria.com

Semoga tulisan ini bermanfaat, selamat siang  selamat beraktifitas.

Kornelius Ginting

/korneliusginting

TERVERIFIKASI (HIJAU)

yang tertulis akan abadi dan yang terucap akan berlalu bersama angin -”Scripta manet verba volant”.
http://gintingkornelius.blogspot.com/

Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?