Mohon tunggu...
Kevinalegion
Kevinalegion Mohon Tunggu... Wiraswasta - Full Time Family Man

Get along between Family and Food!

Selanjutnya

Tutup

Travel Story Pilihan

A Guide For Hanimun in Karimun (1)

12 April 2016   14:26 Diperbarui: 28 Juni 2016   13:39 471
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

[caption caption="A Guide For Hanimun in Karimun (1)"][/caption]Alhamdulillah, Bobonya sekarang ada yang nemenin. Joooossss...

Sebelum melanjutkan membaca artikel ini, saya ingin sekali lagi mengucapkan terima kasih kepada seluruh kerabat dan seluruh Kompasianer yang tidak dapat saya sebutkan satu-persatu. Terima kasih atas doa baiknya yang telah meluncur di jagad media sosial.

Dan, sebelum lanjut lagi. Mohon maaf jika artikel ini terlalu narsis, terlalu pribadi, mungkin dianggap terlalu menyombongkan diri, atau apapun yang mungkin menyakitkan hati, saya mohon maaf. Saya hanya berniat menyimpan memori indah kita ini dalam bentuk tulisan, sewaktu-waktu kita mau mengingatnya kembali.

---

Rencananya saya akan pisahkan artikel secara berseri, agar lebih mudah dibaca. Sebagai gambaran di artikel pembuka ini, kita berdua memutuskan untuk sekadar mengisi waktu cuti untuk berlibur. Pemilihan tempatnya masih di sekitar pulau Jawa, karena waktu cuti kita yang memang tidak cukup panjang, jika harus mengambil lokasi liburan yang jauh dari Jakarta.

Lagipula, kita juga memilih lokasi yang sekiranya tidak membutuhkan dana yang cukup besar, karena dana kita sudah habis-habisan untuk biaya tetek-bengek pernikahan, walaupun pernikahan kita hanya digelar secara sederhana, dana yang dicomot dikit-dikit jika ditotal banyak juga ternyata, Duh.

Kita memilih untuk melangkah sedikit ke bagian tengah pulau Jawa, tepatnya Kepulauan Karimun Jawa yang masih masuk wilayah Kabupaten Jepara. Tak terlalu spesial lagi memang kepulauan ini, cerita si ini, si itu pernah terlantun di telinga saya, ratusan gambar di smartphone pernah memanjakan kedua mata saya, sudah tak terhitung lagi berapa traveler sampai Kompasianer yang sudah ke tempat ini. Tapi buat kita yang belum pernah ya spesial lah, bodo amat deh.

Apalagi ini menjadi pengalaman pertama kita berdua, nyeruntul bareng berhari-hari. Biasanya kita hanya one day trip, kadang turing-an numpakmotor, kadang bolak-balik sehari naik kereta, pokoknya serba singkat, persiapannya juga enggak susah-susah amat.

Sejak awal kita berdua memang tidak suka ketika jalan-jalan harus mengikuti jadwal ini-itu, maunya kemana saja sesukanya. Maka dari itu kita pilih untuk tidak menggunakan jasa agen travel atau travel guide dan sebagainya. Walaupun bisa lebih murah karena datang secara rombongan, tapi pasti akan terpaku dengan jadwal-jadwal yang serba kaku, jam segini harus kesini lah, jam selanjutnya harus kesana.

Kita putuskan untuk nyeruntul kesana-sini ngurus sendiri, Yeeeeey!

Rangkaian dari tulisan ini mudah-mudahan juga bisa sebagai panduan bagaimana perjalanan menuju kepulauan Karimun Jawa. Sebenarnya sudah banyak informasi juga yang tersebar, tapi umumnya terpisah antara yang satu dengan yang lainnya, dan melalui rangkaian tulisan ini saya akan coba satukan seluruh panduan perjalanan menuju Karimun Jawa.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Travel Story Selengkapnya
Lihat Travel Story Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun