Dr. Jolinda Johari
Dr. Jolinda Johari Dokter

Ibu dengan satu orang anak yang bekerja sebagai dokter fulltime di Go Dok. Bagi saya menulis bukan pekerjaan tapi merupakan panggilan jiwa. Baca tulisan saya di www.go-dok.com

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan highlight

Waspadai Gejala-gejala Gangguan Usus Buntu Berikut!

20 April 2017   14:52 Diperbarui: 20 April 2017   19:47 43 3 0
Waspadai Gejala-gejala Gangguan Usus Buntu Berikut!
Source: http://www.digestionresource.com

GoDok – Usus buntu mungkin merupakan salah satu kata yang sudah tidak lagi asing di telinga Anda.  Dikenal juga dengan nama apendiks, organ tubuh yang satu ini terletak di sisi kanan bawah dalam perut Anda dan berbentuk seperti tabung dengan panjang yang hanya sekitar 10 cm. Usus buntuk terletak menempel dengan usus besar dan tidak memberikan fungsi penting pada tubuh maupun sistem pencernaan. Karenanya, menghilangkan atau mengangkat usus buntu tidak akan membuat fungsi organ lain menjadi terganggu.

Usus buntu Anda bisa saja tanpa disadari terinfeksi bakteri yang disebabkan adanya penyumbatan akibat penumpukan lendir di dalam organ tersebut. Nah, mungkin Anda berpikir bahwa hal ini tidak akan berpengaruh banyak bagi tubuh Anda. Eits, jangan salah! Meskipun  tidak akan  mengganggu kinerja organ lain, namun radang pada usus buntu dapat menimbulkan nyeri yang luar biasa pada perut. Tidak hanya itu, ternyata ada pula gangguan lainnya. Mau tahu keluhan apa saja yang terjadi ketika usus buntu mengalami masalah? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini :

1. Perut terasa nyeri

Ketika usus buntu mengalami masalah, maka Anda akan merasa nyeri di bagian dimana usus buntu berada yaitu nyeri pada bagian kanan bawah perut Anda. Rasa nyeri akan datang terus-menerus dan akan menjadi lebih buruk ketika Anda menggerakan kaki, batuk atau bersin. Rasa nyeri juga akan semakin terasa bila Anda menekan sisi kanan bawah perut Anda. Huh, mengganggu sekali, bukan?

(Baca: Mitos VS Fakta Seputar Bersin)

2. Sembelit atau diare

Gejala yang ini akan terjadi setelah Anda merasa nyeri tidak tertahankan pada bagian kanan bawah perut. Seperti gejala lainnya diare, alias konstipasi, tidak akan berdampak terlalu parah pada tubuh Anda.

3. Perut kembung

Kembung dan gangguan pencernaan sejatinya bisa terjadi pada siapapun dan disebabkan oleh banyak faktor. Namun, jika sensasi kembung masih Anda rasakan ketika bangun dari tidur dan terjadi dalam beberapa hari disertai dengan rasa nyeri pada bagian kanan bawah perut, maka Anda harus berhati-hati. Sebab, ini adalah salah satu gejala dari radang usus buntu.

(Baca: 5 Bahan Sederhana Untuk Atasi Maag)

4. Kehilangan nafsu makan disertai gejala mual dan muntah

Saat menderita gangguan pada usus apendiks, biasanya nafsu makan Anda akan berkurang secara drastis disertai dengan gejala mual dan muntah. Apabila terjadi selama satu hari, maka kemungkinan hal ini disebabkan oleh faktor lain seperti asam lambung. Hal ini tentu tidak mengenakkan sebab dapat mengganggu pola makan Anda.

5. Demam

Jika Anda merasakan keempat gejala di atas dengan disertai demam ringan  (37,2 ° C – 38 ° C) dan badan menggigil, maka kemungkinan besar usus buntu Anda memang sedang mengalami masalah. Hal ini biasanya terjadi ketika usus buntuk terserang infeksi bakteri. Jika demam yang Anda derita mencapai suhu di atas 38,3°C, maka denyut jantung Anda akan meningkat dan menjadi salah satu indikasi bahwa usus buntu pecah. Gawat! Meskipun mungkin organ ini tidak memiliki pengaruh yang berarti seandainya dihilangkan, namun usus buntu yang pecah dapat menyebabkan infeksi pada organ lain  yang berada dalam perut. Apalagi yang terletak dekat dengannya.

(Baca: Kejang Demam)

Nah, jika Anda mengalami gejala-gejala di atas, maka segeralah 'Tanya Dokter' agar segera dapat diatasi dan dapat dilakukan penanganan berlanjur agar tidak semakin memburuk.

Semoga bermanfaat!

Baca tulisan saya seputar kesehatan menarik lainnya di www.go-dok.com