Chaerun Anwar
Chaerun Anwar profesional

Mendidik dengan hati, mengajar dengan bahagia, dan melatih tanpa pamrih

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Ratusan Mahasiswa Indonesia Kuliah Gratis di China

9 April 2012   14:32 Diperbarui: 25 Juni 2015   06:49 4611 1 1
Ratusan Mahasiswa Indonesia Kuliah Gratis di China
133398175164906038

Ratusan Mahasiswa Indonesia Kuliah Gratis di China

Di terik panas mentari musim semi seorang gadis muda berdiri dengan sabar ketika pintu gerbang Kedutaan Besar Republik Indonesia di jalan Dongzhimen Beijing RRC perlahan lahan terbuka memberi jalan untuk masuk. Dibawah tatapan tajam polisi penjaga kedutaan, gadis itu melangkahkan kaki-kaki kecilnya masuk menuju ruang kerja Atdikbud. Gadis muda alumni ITB tadi dengan mantab mengajukan ber-lembar-lembar aplikasi beasiswa untuk kelanjutan studi-nya di Beijing.

Mungkinkah kuliah gratis di China, sebuah harapan yang bukan mustahil dapat terwujud. Ada sekitar 74 mahasiswa Indonesia kuliah gratis di sepanjang tahun 2011 yang lalu, dan 100 mahasiswa Indonesia di sepanjang tahun 2010. Data resmi dari Kementerian Pendidikan China menyatakan bahwa jumlah pelajar/mahasiswa asing yang datang belajar ke Cina pada tahun 2011 mencapai 292.611 orang yang berasal dari 194 negara dan belajar di 660 perguruan tinggi, institute riset ilmu pengetahuan dan lembaga pendidikan lainnya di 31 propinsi seluruh China. Dibandingkan dengan tahun 2010, jumlah pelajar/mahasiswa asing yang belajar ke Cina bertambah 27.521 orang, atau meningkat  10,38 %. Mahasiswa asing dengan beasiswa pemerintah China meningkat sebesar 3.297 orang, mencapai jumlah 25.687 orang atau meningkat 14,73%.

Bagaimanakan mewujudkan mimpi “Belajarlah walau sampai ke negeri China” tersebut. Berikut beberapa pintu yang bisa ditempuh oleh para calon mahasiswa dari Indonesia:

a.Beasiswa pemerintah daerah. Beasiswa ini diberikan kepada mahasiswa yang sudah diterima di perguruan tinggi yang diinginkan. Jenis beasiswa ini macam-macam, ada Outstanding contribution scholarship dan Outstanding volunteer scholarship, Beijing municipal government international student scholarship. Beasiswa jenis ini berupa pembebasan “Tuition fee” saja selama satu tahun pelajaran. Biasanya batas akhir pengajuan beasiswa pada tanggal 31 Mei setiap tahunnya. Untuk jelasnya silahkan kunjungi website http/ www.csc.edu.cn .

b.Beasiswa pemerintah pusat. Beasiswa ini terdapat dalam 3 bentuk yaitu:

1)Beasiswa Chinese government scholarship. Beasiswa yang diberikan kepada calon mahasiswa yang akan menempuh jenjang Bachelor dan Master. Beasiswa yang diberikan full scholarship mencakup tuition fee, buku, asrama, asuransi kesehatan dan uang saku sebesar 1500 – 1700 yuan per-bulan. Penutupan aplikasi beasiswa pada tanggal 1 Maret setiap tahunnya.

2)Beasiswa Distinguished international student scholarship. Jenis ini diberikan kepada mahasiswa yang sudah diterima di perguruan tinggi yang diinginkan. Beasiswa ini untuk program Bachelor, Master dan Doktor. Beasiswa ini full scholarship, aplikasi ditutup pada tanggal 15 Mei setiap tahunnya.

3)Beasiswa Distinguished foreign self funded international students scholarship. Beasiswa ini bernilai 7000 yuan sebagai uang bantuan kuliah bagi mahasiswa yang sudah diterima di perguruan tinggi yang dimaksud. Pendaftaran ditutup pada setiap tanggal 31 Mei.

4)Undergraduate Foundation Program for International Student Scholarship. Beasiswa ini diberikan kepada mahasiswa asing dalam rangka persiapan masuk jurusan yang dipilih yang diajarkan dalam bahasa mandarin serta persiapan ujian HSK atau masa matrikulasi program studi di jurusannya.

5)Great Wall Fellowship (China-Unesco) Scholarship. Beasiswa full scholarship ini diberikan kepada para dosen yang ingin melakukan post doctoral research di perguruan tinggi China

6)Study in Asia Scholarship. Beasiswa full scholarship ini diberikan dengan tujuan untuk mendukung mobilisasi pertukaran para peneliti dan dosen negara-negara Asia.

7)China/AUN Scholarship Program. Beasiswa full scholarship ini diberikan dalam rangka perjanjian antara China-ASEAN untuk mendukung pertukaran mahasiswa, dosen dan guru antara Negara-negara ASEAN dengan China. Beasiswa ini untuk program Magister dan Doktor.

8)Chinese Government Special Scholarship Program. Beasiswa full scholarship ini diberikan dalam rangka menaikan derajat ranking universitas di China pada level world class University dan mendukung internasionalisasi kampus perguruan tinggi di China. Program yang ditawarkan adalah beasiswa untuk belajar program magister dan doctor.

c.Beasiswa Hanban. Hanban adalah sayap organisasi propaganda bahasa dan kebudayaan China di bawah Kementerian Pendidikan China dengan dana yang luar biasa. Organisasi ini membangun cabang di berbagai penjuru dunia termasuk di Indonesia. Ada 6 Confucious Institute yang dikelola Hanban di Indonesia. Beasiswa yang ditawarkan melalui Hanban adalah:

1)Confucious institute scholarship. Beasiswa ini diberikan kepada lulusan SMA atau sarjana yang ingin melanjutkan studi bahasa Mandarin. Jenis beasiswa ini full scholarship dengan batas akhir pendaftaran tanggal 1 April setiap tahunnya.

2)Confucious institute scholarship for MTCSOL program. Beasiswa ini untuk lulusan sarjana yang ingin melanjutkan studi ke jenjang master bahasa Mandarin. Jenis beasiswa ini full scholarship dengan batas akhir pendaftaran tanggal 1 April setiap tahunnya.

Untuk lebih jelasnya mengenai beasiswa Hanban ini silahkan dikunjungi website-nya di www.hanban.org.

[caption id="attachment_180985" align="aligncenter" width="478" caption="Mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh studi di Tsinghua University (universitas ranking 7 di Asia versi webometric)"][/caption]

Kesulitan mengajukan aplikasi beasiswa bagi mahasiswa Indonesia adalah karena lulusan SMA dari Indonesia dokumen ijazah dan nilai jarang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris atau notarized photocopy. Untuk itu maka hal yang penting untuk dipersiapkan sebelum mengajukan beasiswa adalah memastikan bahwa memiliki dokumen dasar terlebih dahulu seperti ijazah dan nilai yang sudah notarized photocopy dan paspor. Selain itu, mahasiswa Indonesia kurang gigih dalam memperjuangkan beasiswa-nya, tidak seperti mahasiswa Thailand dan Vietnam yang setiap tahunnya berjumlah diatas 500 orang menikmati beasiswa dari pemerintah China.

Nah, tunggu apalagi, bergegaslah mempersiapkan diri menuntut ilmu sampai ke negeri China dengan gratis.